Pemprov NTT dan Kepri jajaki kolaborasi budaya melalui pembuatan lagu

Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) menjajaki kerja sama di bidang budaya, khususnya melalui kolaborasi pembuatan lagu bersama yang menyertai kedua daerah tersebut.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mencontohkan lagu Tabola Bale yang viral di tanah air, dengan memadukan budaya dan bahasa dari dua daerah, yaitu dialek Indonesia timur khususnya NTT dan bahasa Minang, Sumatera Barat.

“Saya baru tahu, ternyata Pak Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga menyukai lagu-lagu NTT, makanya saya tawarkan kolaborasi budaya melalui pembuatan lagu yang bisa menyertai kedua daerah ini,” kata Gubernur NTT usai pertemuan dengan Gubernur Kepri dan jajaran di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, Senin.

Gubernur Emanuel menyebutkan bahwa musisi-musisi di NTT sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan musisi dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Kepri yang identik dengan budaya Melayu.

Oleh karena itu, ia mendorong Gubernur Kepri memfasilitasi sekaligus merekomendasi musisi Melayu dari Kepri untuk berkolaborasi dengan musisi NTT, dalam menghasilkan lagu yang dapat mengangkat budaya kedua daerah tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Silakan Pak Gubernur, kalau ada musisi Kepri yang mau kerja sama dengan musisi NTT. Kita fasilitasi bersama-sama, mudah-mudahan lagunya nanti bisa disukai banyak orang, seperti Tabola Bale,” ujarnya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur Emanuel juga menawarkan kerja sama yang menghubungkan sektor pariwisata antara NTT, Kepri, dan Laboan Bajo.

Ia melanjutkan salah satu tujuannya datang ke Kepri, termasuk Batam adalah untuk belajar terkait penanganan inflasi dan pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) serta Kawasan Perdagangan Bebas/Free Trade Zone (FTZ) di wilayah perbatasan.

“Menurut kami, Kepri ini merupakan provinsi perbatasan yang paling maju dibanding daerah-daerah perbatasan lainnya, makanya kami datang ke sini, setelah kemarin berkunjung ke Yogyakarta,” ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik kunjungan Gubernur NTT bersama jajaran Kepala BI dan Kepala OPD.

Ia menyebut berbagai peluang kerja sama antardaerah ini terbuka lebar, mulai dari sektor pariwisata, budaya, ketahanan pangan, pengendalian inflasi hingga perhubungan.

Apalagi Kepri dan NTT secara geografis sama-sama daerah perbatasan, sehingga banyak potensi kerja sama yang bisa ditangkap guna mendorong kemajuan daerah masing-masing.

“Kita sedang merumuskan potensi kerja sama antardaerah ini, misalnya terkait kebutuhan pangan maupun industri, jadi apa-apa yang tak ada atau dibutuhkan NTT akan kita dukung, begitu pula sebaliknya,” ucap Ansar.

Sumber, Antara