Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi segera mengambil langkah cepat untuk memperketat pengawasan masuknya rokok ilegal, baik dari Jawa maupun Batam, karena kini marak beredar di wilayah tersebut.
“Merespons maraknya peredaran rokok ilegal di sejumlah wilayah, Pemprov Jambi memperketat pengawasan melalui koordinasi lintas instansi, mulai dari perangkat daerah hingga aparat penegak hukum,” kata Gubernur Jambi Al Haris di Jambi, Senin.
Gubernur menyatakan bahwa langkah konkret akan dilakukan dengan memperkuat pengawasan distribusi di lapangan. Fokus diarahkan pada pola distribusi dan jalur peredaran rokok yang diduga tidak memiliki legalitas jelas hingga ke tingkat pedagang.
“Saya minta Disperindag turun memantau rokok yang beredar di luar ketentuan. Kita punya tim Satgas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Semua saya minta berkoordinasi turun ke lapangan untuk melihat langsung polanya,” kata Al Haris.
Ia menambahkan, pengawasan bukan hanya soal penertiban tata niaga, melainkan juga perlindungan terhadap konsumen.
Pemerintah ingin memastikan produk yang beredar memiliki legalitas, merek, izin edar, dan standar pengawasan yang jelas.
Al Haris berharap para pedagang bersikap sportif dengan tidak menjual produk yang legalitasnya tidak jelas.
Untuk memperkuat langkah tersebut, Pemprov Jambi segera mengordinasikan pengawasan bersama pemerintah kabupaten/kota secara masif dan terintegrasi.
Komunikasi dengan unsur penegak hukum juga disiapkan untuk langkah lanjutan sesuai kewenangan masing-masing.
“Saya juga akan berkoordinasi dengan Kapolda terkait langkah penegakan hukum. Teknisnya diserahkan ke pihak berwenang. Yang jelas, ini menjadi perhatian kita bersama,” tegas Al Haris.
Gubernur menekankan bahwa persoalan rokok ilegal kini menjadi atensi utama. Pengawasan merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban distribusi sekaligus memastikan produk yang beredar dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber, Antara









