Batamclick.com,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyebut sebanyak 107 satuan pendidikan di Kepulauan Riau (Kepri) akan menerima bantuan revitalisasi sekolah pada tahun 2026 dengan total anggaran mencapai Rp97 miliar.
“Untuk tahun 2026 akan ada 107 satuan pendidikan di Kepri yang menerima bantuan revitalisasi dan anggarannya Rp97 miliar dari jenjang TK hingga Sekolah Menengah Atas (SMA),” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat penyerahan bantuan revitalisasi pendidikan tahun 2026 yang digelar di SMA Negeri 1 Batam, Kota Batam.
Mendikdasmen mengatakan bantuan revitalisasi diprioritaskan bagi sekolah dengan kondisi rusak berat serta sekolah yang berada di wilayah terpencil dan kawasan 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
“Kami ingin menciptakan sekolah yang aman dan nyaman. Kami prioritaskan di daerah 3T seperti di Kepri dan juga sekolah yang kondisinya sudah rusak,” kata Mendikdasmen.
Dalam kunjungannya di Batam Mendikdasmen juga meninjau sejumlah sekolah penerima bantuan revitalisasi 2026, bantuan Program Indonesia Digital (PID), hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Beberapa sekolah penerima bantuan antara lain SMA Negeri 1 Batam, SMA Negeri 2 Batam, SMA Negeri 19 Batam, SD Negeri 001 Sei Beduk, SMP Kristen Citra Bahtera Hayat, serta TK Pembina III Batam.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti turut menyoroti kondisi SD Negeri 001 Kota Batam yang sebelumnya direncanakan hanya mendapat rehabilitasi. “SD 001 Kota Batam yang tadi kami kunjungi awalnya hanya rehab. Nanti akan kami alokasikan untuk penambahan ruang kelas baru,” ujarnya.
Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura berharap program revitalisasi mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah.
“Program revitalisasi ini diharapkan membuat semua satuan pendidikan menjadi sekolah yang aman dan nyaman serta memiliki sarana dan prasarana yang memadai agar masyarakat bisa belajar dengan baik,” katanya.
Salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi di Batam adalah SMA Negeri 1 Batam.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Sekolah SMAN 1 Batam Hanafi mengatakan sekolahnya saat ini memiliki 42 rombongan belajar dengan total 1.852 siswa dan masih menerapkan sistem belajar dua shift.
“Sekarang kami memiliki 30 ruang kelas dan masih dua shift pembelajaran. Melalui revitalisasi nanti akan ada pembangunan tiga ruang kelas baru dan rehabilitasi dua ruangan, sehingga pada 2026-2027 akan hanya ada satu shift pembelajaran,” ujarnya.
Menurut Hanafi, bantuan revitalisasi tersebut sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar yang hanya memiliki satu shift.
“Bantuan ini sangat bermanfaat agar sarana dan prasarana semakin mencukupi dan bisa meningkatkan kualitas lulusan. Harapannya dapat melahirkan pemimpin yang cerdas dan berkarakter,” katanya.
Sumber, Antara









