BATAMCLICK.COM: National Governance Awards 2026 menjadi panggung gemilang bagi Provinsi Kepulauan Riau setelah Gubernur Ansar Ahmad sukses memboyong dua penghargaan bergengsi tingkat nasional. Capaian ini sekaligus menegaskan posisi Kepri sebagai daerah yang mampu menghadirkan pembangunan berkualitas, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ajang yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta pada Jumat (24/4/2026) tersebut menghadirkan berbagai kepala daerah terbaik dari seluruh Indonesia. Namun, Kepri tampil menonjol dan berhasil mencuri perhatian melalui dua kategori prestisius.
Kepemimpinan Strategis yang Diakui Nasional
Penghargaan pertama yang diraih Ansar Ahmad adalah kategori puncak tingkat provinsi, yakni Strategic Leadership in Archipelagic Human Development Excellence. Kategori ini bersifat eksklusif karena hanya diberikan kepada satu provinsi terbaik di Indonesia.
Capaian ini tidak datang secara instan. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan kinerja nyata sepanjang periode 2025–2030, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menekan angka kemiskinan dan pengangguran, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Kepri juga berhasil membangun model pembangunan manusia unggul di wilayah kepulauan. Pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mengendalikan kemiskinan secara efektif dan memperkuat daya saing berbasis karakteristik maritim.
Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Jadi Kekuatan
Tidak berhenti di satu penghargaan, Kepri juga meraih kategori Outstanding Province in Industrial & Investment Growth. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan investasi.
Kepri dinilai mampu mengelola APBD secara optimal, meningkatkan PDRB per kapita, serta menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Di sisi lain, peran strategis Kepri sebagai gerbang investasi dan perdagangan internasional juga semakin kuat.
Dengan posisi geografis yang strategis, Kepri berhasil mengoptimalkan kawasan industri sebagai motor penggerak ekonomi. Langkah ini tidak hanya meningkatkan daya saing daerah, tetapi juga membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Dukungan Nasional dan Apresiasi Mendagri
Dua penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan dukungan dewan juri dari tokoh nasional seperti Arief Suditomo, Bima Arya Sugiarto, dan Robert Na Endi Jaweng.
Ajang National Governance Awards sendiri merupakan inisiatif Metro TV bersama Kementerian Dalam Negeri, Ombudsman RI, serta kalangan akademisi. Kegiatan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang menunjukkan kinerja unggul dalam tata kelola pemerintahan, pertumbuhan ekonomi, dan pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi kepala daerah untuk terus bekerja maksimal.
“Meski menghadapi berbagai tantangan, banyak kepala daerah tetap bekerja keras untuk rakyat. Ajang ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi,” ujarnya.
Ansar: Penghargaan Ini Amanah untuk Terus Berkarya
Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar prestasi, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di Kepulauan Riau.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah akan terus fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis investasi dan industri, serta pemerataan kesejahteraan hingga ke wilayah pulau-pulau.
“Kami berkomitmen menjadikan Kepulauan Riau sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing global, serta mampu memberikan kesejahteraan merata bagi seluruh masyarakat,” tegas Ansar.
Strategi Berkelanjutan: Dari Ekonomi hingga Penanganan Stunting
Keberhasilan Kepri tidak lepas dari strategi pembangunan yang terintegrasi. Pemerintah daerah menjalankan berbagai program untuk memperkuat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dalam penanganan stunting, misalnya, pemerintah mengedepankan pendekatan terpadu melalui:
- Intervensi gizi spesifik
- Program orang tua asuh
- Bantuan pangan bergizi
Sementara itu, pada sektor ekonomi, pemerintah terus mendorong investasi, memperkuat industri, serta memperluas lapangan kerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.
Menuju Kesejahteraan yang Lebih Merata
Capaian dalam National Governance Awards 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi, konsistensi program, dan fokus pada kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata. Ke depan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tetap menghadapi berbagai tantangan.
Namun demikian, dengan fondasi yang kuat dan arah kebijakan yang jelas, Kepri optimistis mampu menjaga tren positif sekaligus mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.









