Disdagin Tanjungpinang: Investasi ritel modern perkuat daya saing IKM

Batamclick.com,
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Riany menyebutkan investasi ritel modern di daerah itu sebagai langkah positif memperkuat eksistensi serta daya saing industri kecil dan menengah (IKM).

Riany mengatakan sektor perdagangan merupakan salah satu komponen penting dalam memperkuat struktur pembangunan ekonomi di Tanjungpinang.

“Kehadiran ritel modern merupakan bagian dari dinamika perkembangan ekonomi. Tentunya kehadiran ritel ini harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, bukan sebaliknya,” kata Riany di Tanjungpinang, Sabtu.

Untuk tahap awal, kata dia, ritel modern Indomaret akan membuka tiga gerai perdana di Tanjungpinang yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi lokal. Kehadiran Indomaret merupakan bentuk penyediaan ruang kolaborasi pemasaran produk IKM lokal.

Ia memastikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjungpinang membuka ruang investasi yang sehat, terukur, dan berkeadilan. Peritel juga wajib menampung produk IKM lokal, serta tenaga kerja lokal yang memiliki KTP Tanjungpinang.

“Pemkot tidak hanya membuka peluang investasi, tetapi memastikan manfaat investasi itu dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Tanjungpinang,” ujar Riany.

Lanjutnya menyampaikan pelaku IKM di Tanjungpinang selama ini telah banyak mendapatkan fasilitasi pembinaan, pelatihan, serta kurasi produk secara berkelanjutan.

Sejumlah produk unggulan IKM dari pusat ibukota Provinsi Kepri itu bahkan telah menembus jaringan ritel modern di Kota Batam dan Kabupaten Bintan. Sebagian produk IKM telah mengisi rak-rak di ritel sekelas Hypermart.

Kondisi ini, menurut Riany, memperlihatkan kualitas produk lokal Tanjungpinang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan.

Ia optimistis dengan pengaturan yang tepat, serta pengawasan yang konsisten, keberadaan ritel modern berskala nasional di “Kota Gurindam” itu akan berjalan secara berdampingan usaha ekonomi masyarakat.

“Bahkan dapat menjadi penggerak baru dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” demikian Riany.

Sumber, Antara