DPRD Kepri Mencatat ada 3 Permasalahan Air Bersih di Batam

BATAMCLICK.COM: Anggota DPRD Kepri, Uba Ingan Sigalingging, setiap hari mendapat keluhan dari warga Batam terkait suplai air bersih ke rumah-rumah mereka.

“Hampir dari semua lini, bukan hanya mereka yang tinggal di pinggiran kota, tapi di tengah-tengah Kota Batam pun mengeluhkan masalah air ini,” sebut politisi Partai Hanura ini.

Menurutnya, ada 3 permasalahan air bersih yang dikeluhkan oleh warga Batam.

“Yang pertama, suplai air yang sangat minim, bahkan bisa dikatakan tak layak ke rumah-rumah pelanggan,” sebutnya.

Yang kedua lanjut Uba, masalah sulitnya mendapatkan sambungan baru, dan yang tiga, terkait membengkaknya biaya sambungan baru tersebut.

BACA JUGA:   Dihujat Tunggangi Lumba-Lumba, Lucinta Luna Minta Maaf ke Susi Pudjiastuti

“Sudah lah susah dapatnya, biayanya pun mahal, membengkak 2 kali lipat dari yang sebelumnya,” sebut Uba.

Dia mencontohkan, ada pemungkiman kavling di Bengkong, saat pengajuan pertama, setiap warga dikenakan tarif Rp3 juta per meteran, namun setelah ada penambahan warga, biaya pun menjadi naik hingg Rp5,2 juta per meteran.

“Inikan tak bener, masak biayanya jadi naik drastis, padahal mereka tinggal di pemukiman dan berkelompok, bukan terpisah-pisah,” sebut Uba.

Ia minta kepada BP Batam, agar memperhatikan hal ini, karena jelas air merupakan hajat hidup orang banyak.

BACA JUGA:   Pemprov Kepri Benahi Beberapa Ruas Jalan di Tanjungpinang Untuk Menanggulangi Banjir 

“Saya khawatir ini ada permainan-permainan dari orang dalam, jadi tolong BP Batam benar0-benar ini dipehatikan,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *