DPRD Kepri Tegaskan! Mutu Pendidikan Lebih Penting Dibanding Flyover

BATAMCLICK.COM: Anggota DPRD Kepri Uba Inga Sigalingging, menyarankan Pemerintah Kepri untuk fkus pada tupoksinya; membenahi hal-hal yangbersifat dasar.

“Ya pendidikan. Disebut kurang dana, tapi membangun flyover di Tanjungpinang. Buat masyarakat saat ini, mana yang lebeih penting. Saya rasa pendidikan lebih membutuhkan. Yang seperti itu (flyover) lebih baik pakai anggaran pusat,” tuturnya saat berdiskusi dengan Tim Posmetro.

Uba menyatakan, banyak hal-hal yang menurutnya, anggaran yang digunakan lebih pada yang bersifat politis. “Sudahlah alihkan, kerjakan yang lebih diutamkan,” katanya.

Masalah PPDB atau penumpukan pendaftraran anak sekolah pada sekolah terentu ini, menurutnya solusinya tidak hanya soal fisik saja. Penambahan ruang kelas atau pun pembangunan sekolah.

BACA JUGA:   Penataan Administrasi BMD yang Baik, Kunci Batam Raih Sejumlah Penghargaan

“Pertama pendekatan edukasi ke masyarakat. Misalnya, yang orang tuanya berpenghasilan 30 keatas untuk memasukkan anaknya ke swastalah. berbagilah dengan orang tua yang tidak mampu. Jadi ya sekolah ke swasta. Agar yang tidak mampu bisa tertampung dinegeri,” ujarnya.

Dikatakan Uba, ketika SMAN 1 dan 3 dianggap sekolah favorit, permerintah bertugas menjelaskan. Supaya mereka paham dan diarahkan ke swata. Memang ini memerlukan keberanian. “Seharusnya di lakukan itu. Disini kota Batam harus ada kepala cabang untuk dinas pendidikan. untuk memberikan edukasi ini,” ujarnya.

Uba, mencontohakan, kenapa tidak ada masalah di Bintan, Karimun, Natuna. Contoh di Kecamatan Bengkong. Satu kecamatan berapa penduduknya berapa tingkat usia sekolah. di sana cuma ada satu SMAN 8. Sekarang ada SMAN 25 masih dalam proses. Lalu di Kecamatan Lubukbaja, tidak ada SMAN. “Jadi kalau dibilang zonasi, ini kan mengadopsi aturan yang dibuat pusat. Tapi pusat tak tahu persoalan di daerah. Bagaimana agar pusat tahu? Ya harus dibicarakan juga dengan anggota DPR RI yang perwakilan Kepri, dan DPD. Biar bisa menjelaskan ke pusat. Bagaiman kita mematuhi aturan itu? Contoh SMAN 3, cuma sampai Perumahan Taman Raya saja sudah tak sanggup menampung,” paparnya.***

BACA JUGA:   Tinjau Lokasi Rabat Beton, Kasdim 0718/Pati Apresiasi Semangat Warga dan Anggota Satgas TMMD