Kisah Tuchel Yang Berbohong

Batamclick:  
 

Thomas Tuchel mengungkap kisah masa lalu dengan Pierre-Emerick Aubameyang, saat keduanya masih di Borussia Dortmund. Tuchel acapkali membohongi Aubameyang yang suka ngaret!

Tuchel gabung Dortmund pada 2015 dan sempat dua tahun menangani Aubameyang. Kerja sama mereka antara lain membuahkan titel DFB-Pokal 2017, dengan Aubameyang juga jadi top skor Bundesliga di musim tersebut.

Dengan Pierre-Emerick Aubameyang, yang sekarang main di Arsenal, belakangan ini dapat sorotan akibat indispliner di luar lapangan, Tuchel pun mengungkap sebuah siasatnya untuk menangani penyerang asal Gabon itu.

BACA JUGA:   Pada Keluarga Besar Telkom, Eric Tohir Pesan Tiga Hal Terpenting Harus Diperhatikan

“Untuk bisa tepat waktu bukanlah kelebihan dirinya,” kata Thomas Tuchel, seperti dilansir ESPN.

“Ia praktis satu-satunya (yang suka ngaret) jadi ketika kami mau ia hadir tepat waktu, kami pun bilang pertemuannya jam 10.45 pagi padahal sebenarnya pertemuan itu jam 11 pagi. Dengan begitu, ada kesempatan ia hadir bersama dengan yang lainnya!”

“Dan kedatangannya pun bisa didengar dari jauh, kamu bisa mendengar suara mobilnya. Di kilometer terakhir, (suara mesin mobilnya) kamu selalu bisa mendengar ia datang dan kami bisa mempersiapkan segalanya karena ia akan segera tiba,” tuturnya.

BACA JUGA:   Dikritik usai Bahas Konflik Israel-Palestina, Gal Gadot Tutup Komentar IG

Pelatih yang kini menangani Chelsea itu sendiri menyebut Pierre-Emerick Aubameyang sejatinya adalah pesepakbola top yang profesional dan orang yang baik, terlepas dari hobi ngaret.

“Begitulah dirinya. Sulit untuk marah kepada dirinya karena ia datang dengan senyum lebar, ia membuka hatinya, ia mengemukakan alasanya ke semua orang dan, oke, kami bisa menerima adanya satu atau dua orang seperti itu dalam tim,” ujar Thomas Tuchel.

“Di saat bersamaan, jangan lupakan bahwa ia adalah profesional top. Sepertinya ia bahkan tak pernah absen dalam sesi latihan, tak pernah menyelesaikan latihan bahkan satu menit lebih cepat. Justru kebalikannya. Saat sudah berganti pakaian, ia siap sepenuhnya. Masa-masa bersamanya menyenangkan,” sebutnya soal Pierre-Emerick Aubameyang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *