Anggota TNI Bawa Warga Sakit Diserbu Debt Collector, Dituduh Larikan Mobil

Batamclick.com, Beredar rekaman video seorang anggota TNI sedang membawa orang sakit diserbu oleh sekelompok debt collector. Mereka menuding si anggota TNI tersebut bersekongkol untuk membawa kabur mobil.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @infokomando. Dari informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di kawasan Jakarta Utara.

Dalam video tersebut, tampak anggota TNI bernama Serda Nurhadi itu berada di tempat kemudi mobil.

Setibanya di depan pintu tol, mobil yang dikendarai Nurhadi yang mengangkutorang sakit dan anak-anak langsung diadang oleh sekelompok debt collector.

Mereka mengambil paksa kunci mobil yang dikendarai Nurhadi. Tak sampai di situ, mereka juga tampak membentak-bentar Nurhadi hingga mereka terlibat adu mulut.

BACA JUGA:    Pemko Batam Hattrik Raih Penghargaan MCP Pencegahan Korupsi dari KPK RI

“Pak ini TNI pak. Pak, TNI diserang pak!” teriak salah satu penumpang dalam mobil seperti dikutip Beritahits.id, Sabtu (8/5/2021).

Dalam video tersebut, Nurhadi menjelaskan bahwa ia hanya ingin mengantarkan penumpang dalam mobil tersebut ke rumah sakit karena mengalami sakit jantung.

“Saya mau antarkan orang sakit. Pak tolong pak. Saya enggak mau urusan beginian,” ujar Nurhadi.

Namun, penjelasan Nurhadi tersebut terus disela oleh para debt collector.

Tanpa rasa belas kasihan, para debt collector memaksa Nurhadi keluar dari mobil dan menyerahkan mobil tersebut kepada mereka.

BACA JUGA:    Marlin Ajak Kader PKK Batam Kompak, Fokus Tingkatkan Perekonomian Keluarga 

“Turun! Bapak sudah mau bawa kabur, bapak terlibat!” teriak salah seorang debt collector sambil menarik Nurhadi turun.

Video anggota TNI yang diserbu oleh para debt collector itu langsung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Banyak warganet geram melihat aksi para debt collector yang dinilai telah melecehkan anggota TNI.

“Astagfirullah sudah sangat meresahkan dan merendahkan TNI,” kata @af*in.

“Kenapa masih dibiarkan sih debt collector barbar enggak ada aturan,”
ujar @sp*di.

“Nanti jangan sekadar minta maaf dan tandatangan di atas materai om,” ungkap @baan.

BACA JUGA:   Mesin Ini Bisa Makan Sampah dan Diubah Jadi Briket

“Cuma kasih attention buat debt collector itu, hidup kalian enggak tenang sumpah,” tutur @de**31.

(dekk)

sumber: suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *