Aparat Gabungan Kecamatan Cimanggu Razia Pelajar Bolos Sekolah

Cilacap – Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi muda, khususnya pelajar SLTA dan SLTP, aparat gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 14/ Cimanggu, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Cimanggu melaksanakan razia pada jam pelajaran di warnet-warnet, rental PS dan warung kopi, Kamis (24-11-2022).

Kegiatan patroli ini dihadiri oleh  Kasitrantibun Kecamatan Cimanggu Bastari Efendi, S. IP beserta 3 orang anggota, Babinsa Koramil 14/ Cimanggu Sertu Lukman Prihartono beserta 1 orang anggota, Aiptu Imam Subakat Polsek Cimanggu beserta 1 orang anggota.

Kasitrantibun Kecamatan Cimanggu Bastari Efendi, S. IP menyampaikan bahwa patroli ini di laksanakan karena sudah banyak laporan dari masyarakat khususnya wali murid yang resah dan tidak nyaman dengan banyaknya murid-murid yang tidak masuk sekolah pada jam sekolah atau bolos sekolah

BACA JUGA:   Semarakkan Pembukaan TMMD, TNI Kodim 0718/Pati Pasang Banner Dan Umbul-Umbul Sambut Bupati Pati

“Kemudian atas izin dan arahan Camat, Danramil dan Kapolsek kami tindak lanjuti dengan mengadakan patroli dengan harapan bisa menjadi efek jera bagi siswa yang terjaring, “Ungkapnya.

Babinsa Koramil 14/ Cimanggu Sertu Lukman menambahkan bahwasanya patroli anak sekolah ini di laksanakan dengan harapan kedepannya tidak ada lagi anak-anak sekolah yang tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah, khususnya pada jam pelajaran.

 “Kita himbau kepada mereka bahwasanya belajar di sekolah itu penting untuk masa depan mereka, dan bisa membanggakan kedua orang tua apabila mereka berprestasi dan menjadi Anak yang sukses di kemudian hari,” imbuhnya.

BACA JUGA:   RTLH Tamansari TMMD Sasar Enambelas Unit

Aiptu Imam Subakat dari Polsek Cimanggu juga menegaskan “Apabila satu saat nanti ada anak sekolah terjaring razia lagi akan di berikan tindakan tegas dengan membawa kendaraan siswa yang bolos sekolah, melaporkan ke pihak sekolah dan akan  memanggil orang tua siswa ke sekolah masing-masing siswa,” tegasnya.

Selama patroli terjaring sebanyak 17 siswa, baik dari sekolah SLTA maupun SLTP, dan kegiatan berjalan dengan lancar aman dan kondusif.