Pemkot Batam perluas pendampingan pelaku UMKM hingga pulau penyangga

Batamclick.com,
Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) memperluas pendampingan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga ke pulau penyangga melalui program PLUT Goes to Pesisir yang dijalankan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Batam.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pemerintah ingin memastikan pelaku UMKM di pulau-pulau penyangga memperoleh akses layanan dan pembinaan usaha yang sama dengan masyarakat di perkotaan.

“Melalui program seperti ini, kita ingin UMKM di pulau-pulau penyangga bisa naik kelas, lebih mandiri, dan memiliki daya saing yang kuat,” ujar Amsakar dalam keterangan yang diterima di Batam, Jumat.

Program tersebut pertama digelar di Pulau Pemping dengan menghadirkan layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Menurut dia, legalitas usaha menjadi langkah penting agar UMKM dapat berkembang lebih baik, memperoleh akses pembiayaan, hingga memperluas pasar.

Dalam kegiatan tersebut, konsultan PLUT Batam turut memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat terkait pentingnya legalitas usaha dan pengembangan usaha mikro.

Secara terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam Salim mengatakan program PLUT Goes to Pesisir berjalan secara berkala di sejumlah wilayah pesisir Kota Batam.

“Programnya sedang berjalan dan dilakukan berkala untuk beberapa wilayah pesisir. Pemping kan sudah, nanti kami juga akan ke wilayah lain seperti Pulau Lengkang, Sarang, Terong, dan Kasu,” ujar dia.

Selain layanan legalitas usaha, masyarakat juga mendapatkan layanan konsultasi usaha serta pendataan pelaku usaha untuk mempermudah pembinaan lanjutan dari pemerintah daerah.

“Kami juga memberi layanan lainnya seperti konsultasi usaha dan pendataan pelaku usaha,” kata Salim.

Pada pelaksanaan di Pulau Pemping, Diskum Batam mencatat sekitar 40 NIB berhasil diterbitkan untuk pelaku usaha setempat.

“Kurang lebih ada 40 NIB yang diterbitkan,” ujar dia.

Salim menambahkan program serupa sebenarnya sudah pernah dijalankan sebelumnya, namun belum menyasar langsung wilayah pesisir.

“Sebelumnya sudah ada, tetapi tidak di pesisir, lebih ke wilayah hinterland seperti di Bulang, Galang dan di Rempang,” katanya.

Melalui program tersebut, Pemkot Batam berharap pelaku UMKM di kawasan pesisir semakin berkembang, memiliki legalitas usaha yang jelas, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sumber, Antara