Praktisi Pariwisata Minta Driver Online Dibekali Keterampilan Khusus untuk Layani Turis

Surya Wijaya (tengah)
Surya Wijaya (tengah)

BATAMCLICK.COM: Peran driver online di Batam terus berubah. Mereka kini tidak lagi sekadar mengantar penumpang dari satu titik ke titik lain. Di lapangan, mereka justru menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan saat berkunjung ke Kota Batam.

Terutama bagi wisatawan mandiri atau Free Independent Traveler (FIT), kehadiran transportasi berbasis aplikasi memberi banyak kemudahan. Wisatawan bisa lebih bebas menentukan tujuan, mencari kuliner, mengunjungi tempat wisata, hingga berburu pusat belanja tanpa harus bergantung pada paket tur.

Mobilitas yang semakin mudah juga membuat roda ekonomi bergerak lebih cepat.

Driver Online Jadi Sumber Informasi Wisata

Praktisi pariwisata Surya Wijaya melihat peran driver online jauh lebih besar dibanding sekadar penyedia transportasi. Menurutnya, interaksi singkat selama perjalanan sering berubah menjadi ruang berbagi informasi.

Wisatawan kerap bertanya soal tempat makan favorit, destinasi yang sedang ramai, lokasi belanja, hingga rekomendasi tempat menarik yang belum banyak diketahui orang.

Dari percakapan sederhana itu, driver online perlahan menjadi “duta wisata tidak resmi” Batam.

Surya menilai potensi itu perlu diperkuat. Karena itu, ia mengusulkan pelatihan khusus agar para pengemudi memahami destinasi, fasilitas wisata, hingga layanan pendukung yang ada di Batam.

Dengan bekal tersebut, informasi yang diberikan akan semakin akurat dan membantu wisatawan menikmati perjalanan.

Selain itu, pengalaman wisata juga bisa meningkat. Wisatawan berpotensi tinggal lebih lama dan membelanjakan lebih banyak uang selama berada di Batam.

Dampaknya Menjalar ke Banyak Sektor

Pertumbuhan sektor wisata tidak hanya menguntungkan transportasi online. Efeknya ikut terasa ke berbagai sektor lain.

Hotel mendapat tamu. UMKM memperoleh pelanggan. Restoran dan pusat kuliner lebih ramai. Pusat perbelanjaan ikut merasakan peningkatan transaksi.

Kemudahan transportasi digital membuat wisatawan lebih aktif berkeliling kota. Semakin banyak tempat yang dikunjungi, semakin besar pula peluang ekonomi yang tercipta.

Bagi Batam, pola seperti ini menjadi rantai ekonomi yang saling terhubung.

Kunjungan Wisatawan Naik Tajam

Optimisme sektor wisata Batam juga terlihat dari angka kunjungan wisatawan mancanegara.

Hingga Februari 2026, jumlah wisatawan asing yang datang ke Batam mencapai 257.928 orang. Angka itu naik 25,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut memperkuat sinyal pemulihan ekonomi sekaligus menunjukkan Batam masih menjadi pilihan utama wisatawan regional, khususnya dari Singapura dan Malaysia untuk perjalanan singkat.

Menjaga Nama Baik Batam Bersama

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, juga menilai driver online memiliki posisi strategis dalam sektor pariwisata.

Menurutnya, para pengemudi berada di garis depan. Mereka menjadi orang pertama yang berinteraksi dengan wisatawan saat tiba di Batam. Karena itu, kesan yang muncul dari layanan dan komunikasi para pengemudi bisa ikut membentuk citra kota.

Di sisi lain, pemerintah juga menyambut hadirnya regulasi baru terkait perlindungan pekerja transportasi online. Kebijakan itu diharapkan memberi kepastian dan memperkuat ekosistem transportasi digital ke depan.

Kini, di tengah pertumbuhan wisata dan investasi, Batam membutuhkan kolaborasi banyak pihak. Pemerintah, pelaku wisata, dan komunitas driver online memiliki peran yang sama penting.

Sebab pada akhirnya, menjaga nama baik Batam bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak ikut memegang kemudi.***