Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menyebutkan pembangunan 23 gerai Koperasi Desa/kelurahan Merah Putih (KDMP) di daerah itu sudah rampung, dari total target 159 gerai yang akan dibangun secara bertahap.
“Sementara sembilan unit di antaranya, masih dalam tahap konstruksi pembangunan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Provinsi Kepri Riki Rionaldi di Tanjungpinang, Rabu.
Riki menyampaikan 23 gerai KDKMP yang sudah selesai dibangun itu tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri, dengan jumlah terbanyak di Kota Batam.
Namun demikian, kata dia, gerai-gerai itu belum bisa beroperasi karena masih menunggu serah terima item perangkat pendukung di dalamnya, mulai dari rak jualan, CCTV, mesin kasir, truk/pick up hingga motor angkutan roda tiga.
“Informasinya, masih dalam perjalanan logistik,” ujarnya.
Riky menargetkan pengoperasian gerai KDKMP di Kepri akan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 16 Agustus 2026 atau sehari sebelum perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, bersama dengan sejumlah provinsi lainnya di Indonesia.
Ia juga menyampaikan saat ini Kepri masih mengalami kendala terkait ketersediaan lahan pembangunan gerai KDKMP terutama di desa-desa, mengingat geografisnya adalah wilayah kepulauan.
Menurut dia, permasalahan itu sudah dilaporkan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait guna mendapatkan arahan pembangunan gerai KDKMP sesuai geografis di Kepri.
“Kita juga sudah rapat bersama pemerintah kabupaten/kota termasuk TNI. Intinya, untuk sementara, kita optimalkan dulu 159 gerai KDKMP yang siap dibangun,” ungkapnya.
Riki melanjutkan sejauh ini sejumlah KDKMP sudah berjalan di Kepri, namun belum menempati gerai yang sudah dibangun.
Mereka masih menggunakan fasilitas pemerintah desa atau kecamatan, seperti KDKMP Sri Kuala Lobam, Busung, Malang Rapat hingga Pengudang di Kabupaten Bintan.
“Mereka masih menempati tempat sementara. Itu seperti latihan untuk berbisnis koperasi,” ucal Riki.
Dia turut menambahkan gerai KDKMP yang dibangun oleh PT Agrinas bersama TNI itu memiliki luas 20×30 meter dengan halaman parkir yang luas.
Oleh karena itu, ia mendorong KDKMP tidak hanya fokus bisnis sembako saja, namun berinovasi mengembangkan sektor bisnis lainnya, seperti percetakan, sablon, fotokopi bahkan pemasaran motor listrik.
“Termasuk bisnis sektor kelautan dan perikanan, karena Kepri ini wilayah kepulauan, potensinya sangat besar,” demikian Riki.
Sumber, Antara









