Ikuti Keseruan Family Rally Wisata, Bertabur Seru, Bertabur Hadiah

BATAMCLICK.C!OM: Family Rally Wisata dan Batam Cup 2026 kembali hadir sebagai dua agenda besar yang diharapkan mampu mengangkat sektor pariwisata Batam. Melalui konsep sport tourism dan wisata berbasis pengalaman, kedua kegiatan ini ditargetkan mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

Direktur Utama Keenan Wisata sekaligus penggagas Family Rally Wisata dan Batam Cup, Surya Wijaya, memastikan kedua event tersebut akan berlangsung sepanjang 2026 dengan skala yang lebih besar.

Family Rally Wisata Ajak Peserta Menjelajahi Batam

Surya Wijaya, Direktur Utama Keenan Wisata yang juga Invent Organizer Family Rally Wisata dan Batam Cup
Surya Wijaya, Direktur Utama Keenan Wisata yang juga Invent Organizer Family Rally Wisata dan Batam Cup

Family Rally Wisata 2026 akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026. Event ini menjadi penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya digelar di Bintan pada 2021 dan Johor, Malaysia, pada 2025.

Selama tiga hari, peserta akan berkeliling ke berbagai destinasi unggulan di Batam menggunakan kendaraan yang disiapkan panitia. Setiap kendaraan memiliki nomor peserta dan terhubung dengan sistem penilaian berbasis aplikasi.

Peserta akan mengumpulkan poin dari berbagai aktivitas di lokasi wisata. Semakin aktif mereka berinteraksi dengan destinasi yang dikunjungi, semakin besar peluang untuk meraih medali dan hadiah dari panitia.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang menyenangkan sekaligus mengajak peserta mengenal lebih banyak destinasi unggulan di Batam,” kata Surya Wijaya.

Peserta Mancanegara Akan Didampingi Navigator

Panitia juga menyiapkan navigator khusus bagi peserta luar negeri. Pendamping ini akan membantu peserta memahami aturan berkendara di Indonesia serta memberikan panduan selama kegiatan berlangsung.

Navigator juga akan membantu peserta terkait pengisian bahan bakar, rute perjalanan, hingga berbagai kebutuhan teknis lainnya selama menjelajahi Batam.

Terbuka untuk Semua Kalangan

Family Rally Wisata 2026 terbuka bagi masyarakat umum, termasuk warga Batam dan Kepulauan Riau.

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp500 ribu per tim. Setiap tim dapat diisi maksimal empat orang. Peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas, seperti kaus resmi, goodie bag, dan stiker event.

Seluruh peserta memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara.

Sistem Poin Dorong Perputaran Ekonomi

Salah satu daya tarik Family Rally Wisata terletak pada sistem poin yang terintegrasi melalui aplikasi.

Peserta akan memperoleh poin saat mengunjungi destinasi wisata. Nilai poin akan bertambah jika peserta membuat konten video di lokasi yang dikunjungi.

Panitia juga memberikan poin tambahan untuk aktivitas belanja. Setiap transaksi Rp100 ribu akan menghasilkan 100 poin. Sementara belanja Rp1 juta akan memberikan 1.000 poin.

Skema tersebut dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi di kawasan wisata dan pusat usaha lokal.

Surya mencontohkan penyelenggaraan di Johor tahun lalu. Saat itu, peserta asal Prancis keluar sebagai pemenang setelah membelanjakan sekitar Rp80 juta selama mengikuti rally.

“Kami berharap peserta yang datang ke Batam juga mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha lokal,” ujarnya.

Selain hadiah utama, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik lainnya, termasuk hadiah tunai jutaan rupiah.

Batam Cup 2026 Kembali Hadir untuk Talenta Muda

Selain Family Rally Wisata, Keenan Wisata juga akan menggelar International Soccer Batam Cup 2026 pada 14-19 Desember 2026.

Turnamen sepak bola usia muda ini akan mempertandingkan kategori U-12 dan U-16. Sebanyak 48 tim dijadwalkan ambil bagian untuk memperebutkan trofi bergengsi yang selama ini dikenal sebagai Piala Wali Kota Batam.

Menurut Surya, Batam Cup kini berkembang menjadi salah satu event sport tourism terbesar di Kepulauan Riau.

Ditargetkan Sejajar dengan Turnamen ASEAN

Penyelenggara menargetkan Batam Cup mampu berkembang seperti turnamen sepak bola usia muda ternama di kawasan Asia Tenggara.

Beberapa ajang yang menjadi acuan antara lain KL Cup di Malaysia, Singa Cup di Singapura, dan Garuda Cup di Jakarta.

Saat ini, Garuda Cup telah diikuti peserta dari lebih dari 12 negara. Karena itu, Batam Cup juga diharapkan mampu menarik lebih banyak peserta internasional dan berkembang menjadi turnamen mandiri berskala regional.

“Kami ingin Batam Cup sejajar dengan event-event besar di ASEAN dan menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan pecinta sepak bola usia muda,” kata Surya.

Disbudpar Optimistis Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, menyambut positif penyelenggaraan kedua event tersebut.

Menurutnya, Family Rally Wisata dan International Soccer Batam Cup memiliki potensi besar mendatangkan wisatawan dari berbagai negara, terutama Malaysia dan Singapura.

Ardi menilai manfaat kegiatan ini tidak hanya terasa selama acara berlangsung, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan pariwisata Batam.

Infrastruktur dan Destinasi Terus Diperkuat

Untuk mendukung pertumbuhan sektor wisata, Pemerintah Kota Batam terus melakukan pembenahan infrastruktur.

Perbaikan jalan, peningkatan akses menuju bandara dan pelabuhan, serta pengembangan fasilitas pendukung terus dilakukan agar wisatawan semakin nyaman berkunjung ke Batam.

Selain itu, Batam juga memiliki beragam pilihan wisata. Mulai dari wisata kuliner, perhotelan, hiburan, hingga kekayaan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Taman Budaya Jadi Penguat Sektor Kreatif

Pemko Batam juga berencana membangun Taman Budaya di kawasan eks Gedung Beringin.

Fasilitas tersebut akan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya masyarakat. Program ini sekaligus masuk dalam jajaran program prioritas pemerintah daerah untuk memperkuat sektor budaya dan ekonomi kreatif.

Masyarakat Diajak Ambil Bagian

Ardi mengajak masyarakat Batam, Kepulauan Riau, maupun daerah lain di Indonesia untuk ikut meramaikan kedua event tersebut.

Menurutnya, Family Rally Wisata dan Batam Cup bukan hanya milik wisatawan luar daerah atau mancanegara. Masyarakat lokal juga dapat berpartisipasi secara langsung dan menikmati manfaat ekonomi yang dihasilkan.

“Ayo sukseskan kedua event ini. Masyarakat Batam, Kepulauan Riau, maupun daerah lain di Indonesia bisa ikut berpartisipasi dan menjadi bagian dari kemeriahan event internasional ini,” tutup Ardi.(bos)