BATAMCLICK.COM: Gapensi Kepri resmi memasuki babak baru setelah masa jabatan Ketua Umum BPD Gapensi Kepri periode 2020–2025, Syahril Efendi, berakhir pada Selasa, 9 Desember 2025. Berakhirnya masa kepemimpinan tersebut sekaligus membuka ruang dinamika baru menjelang Musyawarah Daerah (Musda).
Untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan, Badan Pengurus Pusat (BPP) Gapensi membentuk Badan Pengurus Sementara (BPS) Gapensi Kepri. BPP menugaskan BPS untuk menyiapkan dan menyelenggarakan Musda melalui pembentukan panitia pengarah dan panitia pelaksana.
BPS Gapensi Kepri Siapkan Musda
BPP menetapkan pembentukan BPS Gapensi Kepri melalui Keputusan Nomor 03/KEP/BPP/2025 tentang Perubahan Kedua Peraturan Organisasi Nomor 01 Tahun 2022. Melalui keputusan tersebut, BPP mengamanahkan BPS untuk memastikan proses Musda berjalan sesuai aturan organisasi.
Sekretaris BPC Gapensi Tanjungpinang, Ady Indra Pawennari, membenarkan berakhirnya masa jabatan Ketua Umum BPD Gapensi Kepri. Namun, ia menyatakan belum menerima salinan surat keputusan penunjukan Ketua BPS Gapensi Kepri.
Nama Ady Indra Pawennari Menguat
Seiring berjalannya masa transisi, nama Ady Indra Pawennari mulai mencuat sebagai salah satu calon kuat Ketua Umum BPD Gapensi Kepri periode 2025–2030. Meski demikian, Ady memilih bersikap tenang dan tidak berspekulasi.
Namun, Ady menyatakan kesiapan jika mayoritas pemilik suara mempercayainya. Ia menegaskan telah bergabung di Gapensi sejak tahun 2000 dan memahami dinamika organisasi secara menyeluruh.
Sejumlah Kandidat Lain Siap Bertarung
Selain Ady, sejumlah nama lain juga disebut siap berkompetisi dalam Musda Gapensi Kepri yang direncanakan berlangsung dalam tiga bulan ke depan. Nama-nama tersebut antara lain Des Iskandar, Sahaya Simbolon, dan Djoko Mulyono.









