Final Sengit, Amsakar Tutup Kejuaraan Voli Wali Kota Batam

Kejuaraan Voli Piala Wali Kota Batam 2026 resmi ditutup. PGRI Kota Batam keluar sebagai juara usai mengalahkan Garuda BP Batam di final sengit lima set.
Kejuaraan Voli Piala Wali Kota Batam 2026 resmi ditutup. PGRI Kota Batam keluar sebagai juara usai mengalahkan Garuda BP Batam di final sengit lima set.

BATAMCLICK.COM: Kejuaraan Voli Piala Bergilir Wali Kota Batam dan Piala Ketua TP PKK Kota Batam 2026 resmi berakhir. Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menutup ajang tersebut di GOR Raja Djafar, Tiban Indah, Minggu (17/5/2026).

Ketua Pikori BP Batam sekaligus Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, turut hadir dalam penutupan. Sejumlah pejabat BP Batam dan Pemerintah Kota Batam juga ikut menyaksikan laga puncak.

Final Berlangsung Sengit

Kejuaraan berlangsung sejak 14 April 2026. Sebanyak 64 tim ikut meramaikan turnamen ini. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga mempertemukan banyak elemen masyarakat dalam satu semangat kebersamaan.

Partai final kategori usia 16–39 tahun menyajikan duel panas. Garuda BP Batam menghadapi PGRI Kota Batam dalam pertandingan yang berjalan ketat hingga lima set.

PGRI Kota Batam akhirnya keluar sebagai juara. Mereka menang tipis dengan skor 28-26, 24-26, 17-25, 25-21, dan 17-15.

Garuda BP Batam memang gagal meraih gelar. Namun tim itu tetap tampil solid dan menunjukkan semangat juang tinggi hingga akhir pertandingan.

BP Batam Raih Sejumlah Prestasi

Selain Garuda BP Batam yang menembus final, sejumlah tim BP Batam juga mencatat hasil membanggakan di berbagai kategori.

BP Batam Putri meraih Juara 3 kategori usia 25–35 tahun setelah menang 3-1 atas PWR.

Di kategori usia 36–50 tahun, BP Batam Putri meraih Juara Harapan 2. Sementara Pikori BP Batam berhasil finis sebagai Juara 2 usai menghadapi IKA Bhayangkari.

Pada kategori Wali Kota Batam usia 16–39 tahun, Rajawali BP Batam meraih Juara 3 setelah mengalahkan Kecamatan Batu Ampar dengan skor 3-2.

Olahraga Dinilai Bangun Solidaritas

Amsakar menilai olahraga bukan sekadar soal menang atau kalah. Menurutnya, olahraga juga membentuk karakter dan memperkuat kebersamaan.

“Melalui olahraga, kita belajar disiplin, kerja sama, perjuangan, dan sportivitas. Semangat itu harus terus dibawa untuk membangun Batam yang maju, sehat, dan harmonis,” katanya.

Erlita juga menilai turnamen tersebut membuktikan bahwa kolaborasi mampu melahirkan prestasi.

Menurutnya, kejuaraan bukan hanya soal trofi. Namun, ajang itu juga mempererat persatuan dan memperkuat semangat membangun Batam bersama.

Turut hadir Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Alexander Zulkarnain, Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, serta sejumlah pejabat Pemko Batam.***