Desa Kelumu Lingga Terpilih Ikuti Workshop APBDes Kegiatan Air dan Santasi Kemendagri

BATAMCLICK.COM, Lingga – Desa Kelumu, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga di undang ke Jakarta oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengikuti Workshop di Jakarta selama tiga hari.

Workshop membahas tentang peningkatan APBDesa dalam mendukung kegiatan air dan sanitasi. Ada sekitar 150 Desa terpilih yang di undang dalam kegiatan itu, termasuk Desa Kelumu yang menjadi satu-satunya perwakilan Lingga serta Provinsi Kepualuan Riau.

Workshop ini sendiri berlangsung di El Hotel Royale Jakarta, Jalan Bukit Gading Raya Kav 1, Kelapa Gading, Jakarta Utara yang dimulai pada tanggal 15 sampai 17 September 2021.

BACA JUGA:   Lanal Dabo Gelar Vaksinasi dan Sunatan Massal di Kecamatan Singkep

Kepala Desa Kelumu, Ismet mengatakan sangat berterimakasih kepada Kemendagri, karna Desa Kelumu telah dipilih untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Artinya Desa Kelumu tercatat di Sistem Informasi Manajemen Pamsimas karena telah mengalokasikan APBDes lebih dari 10% dari nilai Rencana Kerja Masyarakat (RKM) untuk menambah cakupan akses air minum yang dibangun program Pamsimas.

“Jadi dalam workshop ini hanya 150 Desa terpilih yang di undang. Kemudian dalam workshop juga diberi pemahaman bagaimana menyusun target 100 persen meningkatkan akses air minum serta sanitasi di wilayah pedesaan,” kata Ismet

BACA JUGA:   Bupati Lingga Bahas Refocusing Anggaran Penanganan Covid-19

Sementara dalam workshop tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemdes, Yusharto Huntoyungo seperti dirangkum dari sejumlah media nasional mengaku terus berupaya meningkatkan pemahaman jajaran pemerintahan desa terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam mendukung penyediaan akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat desa.

Sebagai dukungan terhadap kewenangan desa dalam memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi itu, Kementerian PUPR, Kemendagri, Kementerian Desa PDTT, Kementerian Kesehatan, Kementerian PPN/Bappenas telah merancang program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Program ini dilaksanakan di seluruh wilayah perdesaan dan pinggiran kota yang didukung oleh World Bank

BACA JUGA:   DPRD Lingga Paripurnakan Bupati dan Wakil Bupati Lingga yang SAH

Pemerintah desa diharapkan memberikan komitmen dengan mengalokasikan 10 persen dari APBDes untuk mendukung pengelolaan air minum dan sanitasi.

Pemerintah desa juga diharapkan dapat mengintegrasikan program Pamsimas yang tertuang di dalam dokumen Program Jangka Menengah Program Air Minum, Kesehatan dan Sanitasi (PJM ProAksi) dan Rencana Kegiatan Masyarakat (RKM) ke dalam perencanaan dan penganggaran desa.

“Kami berharap workshop ini dapat mewujudkan rencana program dan kegiatan pemerintah Desa untuk pemenuhan program Pamsimas atau 100 persen air minum dan sanitasi,” harap Yusharto.

Sumber: BATAMTODAY