Kunker Ke Cilacap, Pangdam IV Diponegoro Tanam Pohon Mangrove di Desa Tritih Lor

Cilacap – Dalam agenda kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Kodim 0703 Cilacap, Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove yang berlokasi di Desa Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/02).

Turut dalam rombongan Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono, para pejabat Utama Kodam IV beserta istri dan Kepala Badan Pelaksana (Balak) jajaran Kodam IV Diponegoro, Danrem 071/WK Kolonel Inf Yudha Airlangga S.E beserta para Dandim jajaran beserta istri.

Kedatangan rombongan Pangdam IV disambut oleh PJ Bupati Cilacap Ibu Yunita Dyah Suminar, SKM., M.Sc., M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat, Danlanal Cilacap Kolonel laut (PM) Sugeng Subagyo S.Sos, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf Andi Afandi, S.l.P beserta istri, Wakapolresta Cilacap Kompol Suryo Wibowo, S.I.K, dan unsur Forkopimda Kabupaten Cilacap.

Hadir pada kegiatan tersebut, Dinas Kehutanan, BPBD, Basarnas Cilacap, Tokoh Agama/Ketua FKUB Cilacap H. Ahmad Soim El Amin, M. Ag, Para Kalapas/Perwakilan Lapas Cilacap dan Nusakambangan, para Kepala OPD, Kepala BUMN/BUMD Cilacap, para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0703/Cilacap serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:   Kodim 0613/Ciamis Gelar Touring  Sekaligus Meninjau Lokasi TMMD ke-118

Dalam kesempatan itu Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono mengatakan bahwa Kabupaten Cilacap memang memiliki dan menyimpan banyak potensi, dengan adanya potensi ini mudah mudahan ke depan bisa dimaksimalkan pengelolaannya untuk kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kita akan melaksanakan kegiatan penanaman Mangrove di lokasi yang sudah di siapkan di Desa Tritih Lor, seperti kita ketahui bahwa negara kita mempunyai garis pantai yang sangat panjang dan itu perlu kita jaga bersama, dalam upaya mengantisipasi adanya abrasi salah satunya adalah dengan melaksanakan penanaman Mangrove,”katanya.

Lebih lanjut Pangdam berharap mudah mudahan dengan penanaman pohon mangrove, kedepannya dapat membawa serta memberikan manfaat bagi masyarakat Cilacap. “Saya berharap Kegiatan ini jangan hanya menjadi ceremonial saja tetapi benar benar dilaksanakan dan dirawat dengan baik,” harapnya.

BACA JUGA:   Warung Kopi Marni Jadi Incaran Satgas dan Warga

Sementara itu, PJ Bupati Cilacap dalam sambutanya menjelaskan bahwa Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten dengan wilayah terluas di Jawa Tengah, dengan jumlah penduduk mencapai 1,9 juta jiwa. Secara administratif Kabupaten Cilacap terbagi dalam 24 Kecamatan dan 269 Desa serta 15 Kelurahan.

“Kabupaten Cilacap merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang selain dikenal sebagai kota industri, juga dikenal dengan kawasan mangrovenya, Seperti kita pahami bersama, mangrove merupakan sumber daya alam daerah tropis yang mempunyai manfaat ganda dengan pengaruh yang sangat luas apabila ditinjau dari aspek sosial, ekonomis, dan ekologi,” jelasnya.

Besarnya peranan ekosistem mangrove bagi kehidupan, dapat dilihat dari banyaknya jenis flora dan fauna yang hidup di dalam ekosistem perairan dan daratan yang membentuk ekosistem mangrove.

Secara fisik mangrove berfungsi menjaga garis pantai agar tetap stabil, melindungi pantai dan tebing sungai, mencegah terjadinya abrasi pantai, melindungi daerah di belakangnya dari hempasan gelombang dan angin kencang, serta mencegah intrusi air garam ke arah darat. Selain itu, secara khusus hutan mangrove juga berguna sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah, mempercepat perluasan lahan, mengolah limbah organik, dan sebagainya sehingga sangat penting bagi kita untuk menjaga kelestarian mangrove di Wilayah Kabupaten Cilacap.

BACA JUGA:   Anggota Satgas TMMD Jalin Keakraban Bermain Kelereng Bersama Anak-anak Desa Tamansari

Mengingat pentingnya pengelolaan lingkungan hutan mangrove, Pemerintah Kabupaten Cilacap terus bersinergi dengan instansi terkait dan dunia usaha di wilayah Kabupaten Cilacap dalam upaya pelestarian mangrove.

“Namun demikian, kami sangat menyadari bahwa betapapun besarnya upaya Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam upaya pelestarian mangrove, tidak akan berhasil secara maksimal tanpa mendapat dukungan dari semua pihak. Karenanya dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan semua pihak, serta partisipasi masyarakat sangatlah diperlukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, “Mudah-mudahan dengan semakin membudayanya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Cilacap, kondisi Kabupaten Cilacap semakin hijau, semakin sejuk, ketersediaan oksigen melimpah, dan kesejahteraan masyarakat meningkat serta dijauhkan dari bencana,” tandasnya.


(Oke)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *