Lingga  

KPPAD Lingga Catat 9 Kasus Melibatkan Anak di Bawah Umur

BATAMCLICK.COM, Lingga – Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri mencatat sebanyak 9 kasus yang melibatkan anak di bawah umur. Kasus tersebut mencakup anak itu sebagai korban ataupun sebagai pelaku.

“Yang kita tangani ada 9 kasus melibatkan anak, dominannya ada 5 kasus pencabulan terhadap anak,” kata Ketua KPPAD Lingga, Encek Afrizal, Senin (13/9/2021).

Encek mengatakan untuk periode Juli 2021 hingga saat ini belum ada penambahan kasus.

“Dari data yang pihaknya terima, masih belum ada penemuan kasus baru sejak Juli 2021 tadi,” jelas Encek

BACA JUGA:   TP PKK Kabupaten Lingga, Gelar Kegiatan Al-Berzanji

Encek menjelaskan, bahwa beberapa kasus anak sebagai pelaku, ada yang terjerat kasus pencurian hingga terlibat kurir narkoba atau dilibatkan tanpa sepengetahuan anak.

“Dengan maraknya kasus anak di Lingga, kita mengajak orang tua agar selalu mengontrol aktivitas bermain si anak,” ajaknya

Ia menuturkan, bahwa terhadap kasus pencabulan terhadap anak dominan merupakan pelaku dari orang-orang terdekat dari anak atau orang tua.

“Maraknya kasus tersebut sebab masih cenderung para orang tua yang masih lalai terhadap pengawasan kepada anak,” tuturnya

Diketahui sebelumnya, kasus yang melibatkan anak di Kabupaten Lingga tahun 2020 menginjak 10 kasus.

BACA JUGA:   Serunya Wagub Marlin saat Buka Pelatihan Tata Boga di Kabupaten Lingga 

Encek menuturkan, masalah perlindungan terhadap anak merupakan kerja bersama oleh segala pihak, baik itu orang tua, masyarakat maupun pemerintah daerah sendiri.

“Dari orang tua tetap mengasuh, mendidik anak dengan pola asuh yang baik. Kepada masyarakat, agar lebih ditingkatkan kontrol sosialnya, ketika ada aktivitas anak-anak di luar sana yang tidak wajar,” imbaunya.

Encek menambahkan, jika terdapat kasus anak yang sudah terlanjur menjadi korban, maka orang tua harus melaporkannya segera ke pihak yang berwajib.

“Maka nanti ada pergerakan dari segela pihak dan untuk si anak sebagai korban pun bisa segera dilakukan pemulihan terhadap rasa traumanya,” tutur Encek.

BACA JUGA:   STQ Singkep Selatan Resmi Dibuka Asisten I Pemerintahan Kabupaten Lingga

Sumber: BATAMTODAY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *