Sasar Pedagang Pasar Mega Lagenda

BATAMCLICK.COM, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam kembali menyasar pedagang pasar di kawasan Pasar Mega Lagenda, Batamcentre, Rabu (6/10).

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Disperindag Kota Batam, Zulkarnain mengatakan, bahwa pihaknya memang sengaja langsung datang ke pasar setelah mendapatkan data. Hasilnya, masih adanya para pedagang yang belum menerima vaksin.

“Dari datanya masih ada yang belum divaksin. Vaksinasi inj khusus bagi para pedagang dan penjual di kawasan pasar (Mega Lagenda) yang kami datangi,” ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan vaksinasi di kawasan Pasar Mega Lagenda ini, tidak hanya difokuskan untuk pemberian dosis pertama, namun juga pemberian dosis kedua. Adapun jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Pihaknya bekerjasama dengan Puskesmas Baloi Permai sebagai tenaga vaksinator.

“Jadi, penerima bebas mau pakai vaksin yang mana dari tiga jenis vaksin yang dibawa oleh vaksinator,” terangnya.

Total vaksin yang disediakan sebanyak 250 dosis, dimana 180 untuk dosis disediakan bagi penerima dosis pertama. Sedangkan, 70 dosis vaksin bagi penerima dosis kedua.

Zulkarnain berharap bagi pedagang yang belum divaksin atau baru dosis pertama, bisa menggunakan kesempatan vaksin massal ini. Di sisi lain pihaknya akan memfasilitasi vaksin pertama dan vaksin kedua apabila sudah waktunya.

“Teknisnya pendaftaran, pedagang bisa langsung datang ke lokasi,” terangnya lagi.

Pihaknya sengaja tidak membuka secara online karena sasarannya hanya pedagang.

“Kita tak membuka online. Siapa yang datang, first come first service. Dan nanti juga akan dilakukan di pasar lainnya,” tegasnya.

Sementara seorang pedagang sayur mayur, Indra mengaku belum divaksin. Karena, saat mendaftar waktu lalu ia harus ikut antrian yang panjang. Diakuinya, vaksinasi massal ini lumayan membantu agar pedagang harian tidak terlalu lama atau bahkan menutup usaha nya walau dalam waktu sehari.

“Kalau kek ginikan kita tidak ninggali lapak. Kalau kemarin itu saya sampai antrian panjang,” jelasnya. 

Sumber: POSMETRO