Batamclick.com,
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau, H. Iman Sutiawan, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi budaya bahari melalui turnamen sampan layar. Menurutnya, kegiatan seperti Piala Pulau Terung Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta mendukung pengembangan pariwisata olahraga di daerah.
“Kegiatan seperti ini harus terus kita dukung dan lestarikan. Ada nilai budaya yang dijaga, silaturahmi yang semakin erat, serta olahraga masyarakat yang terus berkembang. Tradisi bahari seperti ini merupakan bagian dari identitas masyarakat Kepulauan Riau yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” kata Iman di Pulau Terung, Kota Batam, Minggu (24/5/2026).
Di Pulau Terung, Iman secara resmi melepas perlombaan sampan layar tradisional yang berlangsung meriah dalam turnamen bertajuk Piala Pulau Terung Cup 2026. Agenda olahraga masyarakat pesisir tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh warga dan para pelaut tradisional dari berbagai daerah.
Kategori utama yang menjadi pusat perhatian dalam kompetisi ini adalah kelas Sap 7, kasta tertinggi dalam balap sampan layar tradisional yang mengandalkan tujuh helai layar besar. Sebanyak 10 armada sampan layar turun ke laut untuk memperebutkan gelar juara, menyajikan persaingan ketat dalam menaklukkan embusan angin dan gelombang.
Tidak kalah menarik, kategori kelas Sap 5 juga turut meramaikan jalannya perlombaan dengan diikuti tujuh peserta. Kategori ini dikenal menghadirkan strategi dan manuver yang cepat sehingga selalu menjadi tontonan yang dinantikan para penonton.
Kemeriahan turnamen tahun ini semakin terasa karena peserta tidak hanya berasal dari Pulau Terung dan wilayah sekitarnya. Sejumlah tim dari Kecamatan Galang, Bulang, dan Belakang Padang turut ambil bagian dalam perlombaan untuk memperebutkan gelar juara.
Selain peserta dari Kota Batam, persaingan juga semakin semarak dengan kehadiran kontingen dari Moro, Kabupaten Karimun. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut menunjukkan kuatnya semangat masyarakat pesisir dalam menjaga tradisi olahraga laut yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Turnamen yang dipusatkan di perairan Pulau Terung ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga memadati kawasan pesisir sejak pagi hari untuk menyaksikan perlombaan sampan layar tradisional yang menjadi salah satu warisan budaya bahari masyarakat Kepulauan Riau.
Ketua DPD Partai Gerindra Kepri ini berharap turnamen seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda yang mampu menarik lebih banyak perhatian masyarakat maupun wisatawan. Menurutnya, kegiatan olahraga tradisional berbasis budaya memiliki nilai strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
“Turnamen seperti ini bukan hanya tentang mencari juara. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga tradisi, memperkuat kebersamaan masyarakat, dan memperkenalkan kekayaan budaya bahari Kepulauan Riau kepada masyarakat yang lebih luas. Insyaallah, kegiatan seperti ini akan terus kita dukung agar semakin berkembang dari tahun ke tahun,” tutup Iman.









