Pemkab Jember serahkan truk dan pikap untuk Koperasi Merah Putih

Batamclick.com,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyerahkan 23 unit truk dan 25 unit kendaraan bak terbuka atau pikap guna mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Dukungan armada tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta mendorong kemandirian ekonomi desa,” kata Bupati Jember Muhammad Fawait saat acara penyerahan kendaraan angkutan itu di halaman Kantor Pemkab Jember, Senin.

Pada acara bertema “Bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Membangun Ekonomi Desa yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera” itu, Bupati berharap Koperasi Merah Putih mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan instrumen pemerataan pembangunan.

Penyerahan armada dilakukan bersama Forkopimda, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, serta pemerintah desa sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas pemerataan pembangunan hingga tingkat desa.

“Koperasi memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa,” tuturnya.

Ia mengatakan filosofi koperasi adalah pemerataan ekonomi, pemberdayaan ekonomi mikro, dan mengurangi ketimpangan pendapatan. “Karena itu, kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan,” katanya.

Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, koperasi itu tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang belum terlayani secara optimal sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas desa.

“Sebagai langkah penguatan, Pemkab Jember akan mendorong berperan dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui kerja sama dengan Bulog.

Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap sesuai ketentuan pemerintah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.

Selain itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.

Sumber, Antara