Pemkab Agam pulangkan tujuh warga terlantar selama lima bulan

Batamclick.com,
Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat membantu memulangkan tujuh warga terlantar ke pihak keluarga yang berada di berbagai daerah dalam lima bulan atau periode Januari-25 Mei 2026.

Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi di Lubuk Basung, Senin, mengatakan ke tujuh orang itu dipulangkan dari Agam ke Kabupaten Tanah Datar satu orang, Bukittinggi ke Tiku Kabupaten Agam satu orang dan Agam ke Jawa Barat dua orang,

Kemudian dari Agam ke Kota Batam Kepulauan Riau satu orang, Agam ke Medan Sumatera Utara satu orang dan Lubuk Linggau Sumatera Selatan ke Agam satu orang.

“Mereka ada dipulangkan dari Agam ke daerah asal dan dari daerah lain ke Agam. Khusus ke Batam, kita memulangkan satu keluarga ke daerah itu untuk bisa berkumpul ke pihak keluarga,” katanya didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Agam Hasneril.

Ia mengatakan, warga yang dipulangkan ke pihak keluarganya tersebut dengan berbagai alasan seperti, kehabisan uang saat mencari pekerjaan di Agam, kasus kekerasan dalam rumah tangga dan lainnya.

Dengan kondisi itu, Dinsos Agam membantu untuk biaya transportasi mereka sampai ke pihak keluarga dan termasuk biaya mereka selama perjalanan

“Kita bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk transportasi dan biaya mereka selama perjalanan,” katanya.

Ia menyebutkan Dinsos Agam juga memulangkan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) ke Pasaman Barat satu orang dan Kampar, Riau satu orang.

Setelah itu, membawa ODGJ untuk direhabilitasi ke Yayasan Pelita Jiwa Insani Kota Padang.

“Setidaknya ada empat orang yang kita kirim ke Yayasan Pelita Jiwa Insani selama lima bulan ini,” katanya.

Ia menambahkan Dinsos Agam bergerak cepat untuk membantu warga terlantar maupun orang dalam gangguan jiwa dengan menurunkan petugas tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) kecamatan.

Apabila mendapat laporan dari masyarakat maupun pemerintah nagari, petugas TKSK langsung ke lokasi untuk menemui warga tersebut.

“TKSK langsung membawa ke kantor di Lubuk Basung dan setelah itu dipulangkan ke kampungnya,” katanya.

Sumber, Antara