Batamclick.com, Batam – Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Raja Hamidah, Batam, pada Minggu (21/9) untuk menghadiri acara istighosah dan doa bersama bertajuk “Kepri untuk Indonesia”. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafi’i, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri.
Ketua DPRD Provinsi Kepri, Iman Sutiawan, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wamenag. Menurut Iman, kegiatan doa bersama ini merupakan ikhtiar kolektif yang perlu terus dilakukan untuk menjaga stabilitas daerah.
“Banyak dorongan dari para ustaz dan tokoh agama agar DPRD memfasilitasi ruang doa bersama dengan cakupan masyarakat yang lebih luas. Acara ini adalah salah satunya,” jelas Iman.
Ia menekankan posisi strategis Kepri sebagai gerbang ekonomi dan wilayah multikultural. Sinergi dan kekompakan semua pihak menjadi kunci untuk menjaga stabilitas daerah.

Apresiasi Wali Kota dan Pesan Wamenag
Dalam sambutannya, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Batam yang dinilai sangat kompak dan mampu menjaga situasi tetap kondusif. Amsakar juga mengungkapkan rencana penundaan acara pesta rakyat yang seharusnya digelar untuk menjaga kondusivitas.
“Selama eskalasi yang ada di Indonesia, Batam tetap kondusif. Kekompakannya luar biasa,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan di Batam sangat tinggi. Menurutnya, jumlah jemaah yang hadir mencapai 25.000 hingga 30.000 orang.
Sementara itu, Wamenag Romo Muhammad Syafi’i menekankan pentingnya ikhtiar spiritual melalui doa dan istighosah untuk memohon pertolongan agar Indonesia dianugerahi keamanan dan ketenangan.
“Kekompakan dan persaudaraan adalah syarat mutlak untuk menyukseskan pembangunan nasional yang sedang gencar dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto,” tegas Wamenag. Ia berharap, acara ini tidak hanya menyatukan elemen di Kepri, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi ketenangan Indonesia.








