Bupati Ungkap Laju Pertumbuhan Ekonomi Lingga hingga Penurunan Angka Kemiskinan

BATAMCLICK.COM: Bupati Lingga, Muhammad Nizar menyampaikan beberapa capaian makro di usia ke-20 tahun Kabupaten Lingga.

Nizar mengungkapkan, percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif.

Pada 2021, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lingga sebesar 1,95 persen, sedangkan tahun 2022 mampu tumbuh hingga mencapai 3,75 persen.

Selanjutnya, Produk Domesitik Regional Bruto (PDRB) juga menunjukkan tren positif dengan indikator Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2022.

PDRB ADHB mencapai angka Rp 4.853 miliar atau naik Rp 354 miliar dari tahun 2021 yang sebesar Rp 4.499 miliar.

Jika dihitung dari jumlah penduduk Lingga, maka PDRB ADHB per kapita menunjukkan tren positif. Pada tahun 2022 mencapai angka Rp 47,18 juta atau naik Rp 2 juta dari tahun sebelumnya (2021) sebesar Rp 44,70 juta.

“Terkait upaya penanggulangan kemiskinan di Lingga, juga memperlihatkan kinerja yang baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2023 ini, angka kemiskinan di Lingga mengalami penurunan yang signifikan, dari tahun 2022 yaitu 14,05 persen menjadi 11,26 persen di tahun 2023,” ungkap Nizar.

BACA JUGA:   724 Karya Berkompetisi di Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2022

Jika dilihat dari perubahan persentase jumlah penduduk miskin dari tahun 2022, Lingga mengalami penurunan sebesar 2,79 persen yang merupakan penurunan tertinggi dibandingkan Kabupaten/Kota lain di Provinsi Kepri, disusul oleh Kota Tanjungpinang sebesar 1,90 persen.

Adapun jumlah penduduk miskin berkurang dari sebesar 12.700 orang pada tahun 2022, menjadi 10.180 orang pada tahun 2023.

Di tahun 2023 ini, merupakan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lingga tertinggi dalam 12 tahun terakhir (2011-2023).

Selain dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lingga yang terus meningkat, Nizar menjelaskan Pemerintah Kabupaten Lingga juga tetap konsisten dalam pengelolaan keuangan daerah.

Pada tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lingga kembali dianugerahi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Kepri.

“Dan ini merupakan pencapaian di tahun yang ke 6 secara berturut-turut,” imbuhnya.

BACA JUGA:   HokBen Buka Gerai di Batam, Manjakan Masyarakat Dengan Menu Bergaya Khas Jepang

Peningkatan juga terasa pada bidang pembangunan infrastruktur, transportasi dan perhubungan, serta di bidang kesehatan.

Nizar menuturkan, Pemkab Lingga cukup aktif dalam rangka pencegahan dan penurunan angka stunting.

Angka prevalensi stunting pada tahun 2021 sebesar 13,82 persen terus turun pada tahun 2022 sebesar 7,4 persen.

“Ini sudah melewati target RPJMD Kabupaten Lingga Tahun 2021-2026 untuk tahun 2023 yaitu sebesar 8,50 persen,” ujarnya.

Semua pencapaian yang disebutkan Bupati Nizar ini atas kerja sama dan kolaborasi bersama berbagai pihak.

Bupati beserta segenap jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat, yang telah berpartisipasi dan memberikan sumbangsihnya dalam pembangunan Kabupaten Lingga hingga menginjak usia 20 Tahun.

Nizar juga berterima kasih kepada pejuang dan pendiri Kabupaten Lingga, maupun mendahului.

Ia berharap, semoga semua amal bakti mereka diterima Allah SWT serta diberi tempat yang terbaik disisi-Nya.

BACA JUGA:   Alhamdulillah… PLN Pastikan Pelanggan Daya 450 VA di Batam tidak Dihapus

“Sedangkan bagi pejuang dan pendiri Kabupaten Lingga yang sampai hari ini masih diberikan umur yang panjang oleh Allah SWT, semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan serta lindungan agar tetap dapat menyaksikan dan menikmati pembangunan Kabupaten Lingga,” harap orang nomor satu di Kabupaten Lingga ini.

Sementara itu, Pemkab Lingga bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), dengan segenap lembaga/instansi vertikal, seluruh perangkat daerah, serta seluruh elemen masyarakat hingga kini terus berperan aktif dalam mendukung eksistensi Lingga yang semakin sejahtera.***