Delapan Korban Meninggal Dunia KA vs Elf Dibawa ke Rumah Duka Surabaya

BATAMCLICK.COM: Kapolres Lumajang, Jawa Timur, AKBP Boy Jeckson mengatakan sebanyak delapan korban yang meninggal dunia dan sudah terindentifikasi dibawa ke rumah duka di Kota Surabaya dengan menggunakan mobil ambulans, Senin.

“Delapan korban meninggal dunia sudah dikembalikan ke pihak keluarganya dan sisanya tiga korban masih dalam proses pemulangan,” katanya di Lumajang.

Sebuah minibus bernomor polisi N 7646 T tertabrak KA Probowangi di perlintasan kereta api tidak terjaga di Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, pada Minggu (19/11) pukul 19.53 WIB yang mengakibatkan 11 orang penumpang minibus meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat.

BACA JUGA:   Bersama Bidan Desa Dan Ketua Penggerak PKK Melaksanakan Penyuluhan Kepada Masyarakat Tentang Wabah Covid 19

Dari 11 korban meninggal, sebanyak sembilan korban di antaranya sudah teridentifikasi dan dua korban masih belum teridentifikasi. Seluruh korban adalah warga Kota Surabaya.

“Sebagian keluarga korban yang meninggal dunia tadi ada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr.Haryoto Lumajang untuk memastikan jenazah tersebut adalah keluarganya,” tuturnya.

Menurutnya, empat korban yang mengalami luka berat berada di Ruang ICU RSUD dr Hariyoto sebanyak tiga orang yang merupakan penumpang Elf dan satu orang yakni sopir Elf dirawat di RS Bhayangkara.

“Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara bahwa kejadian terjadi benturan keras kereta api dengan kendaraan Elf di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, sehingga menyebabkan mobil Elf terseret 50 meter dari perlintasan sebidang,” katanya.

BACA JUGA:   Begitu Semarak Pemandangan Yang Nanmpak Di Desa Tamansari

Korban meninggal dunia yang sudah terindentifikasi berdasarkan data Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang:

  1. Tn. Riyono warga Babatan Surabaya
  2. Ny. Yelis Agustiana warga Dukuh Pakis Surabaya
  3. Tn. Gatot Hari Cahyono warga Gubeng Surabaya
  4. Tn. Nur Muhamad warga Karang pilang Surabaya
  5. Ny. Sunarti warga Pakis Surabaya
  6. Ny. Sri Rahayu warga Simo Mulyo baru Surabaya
  7. Tn. Edi Sugianto warga Pakis Gunung Sawahan Surabaya
  8. Ny. Titik ristianti wara Putat jaya Surabaya
  9. Tn. Suyono warga Tandes Surabaya

Sumber: Antara