Belajar pada Menteri Sandiaga, Lihat Kinerja Wagub Marlin Bagus, Langsung Beri Dukungan

Batamclick.com, Batamcentre- Semua program dan kinerja yang baik haruslah didukung. Sehingga dari sana akan tercipta kolaborasi, yang kemudian datang membawa ide, gagasan, hingga terobosan baru.

Robin S. Sharma, penulis asal Kanada pernah berkata, “Bantu orang lain mencapai kelas dunia, dan mereka akan dengan senang hati membantu Anda mencapai yang terbaik.”

Kesan inilah yang didapat saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, di sela kunjungan kerjanya ke Batam Jumat (22/1/2021) silam.

Sandiaga yang datang mengenakan batik asli Batam dengan motif sirih junjung, warna biru muda, disambut langsung oleh Ketua Dekranasda Kota Batam Hj Marlin Agustina, yang juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau, serta Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), dan sejumlah pejabat Pemko Batam.

BACA JUGA:   Curi Kabel Instalasi Listrik dan Selang Senilai Rp95 Juta, HS diamankan Polsek Lubuk Baja

“Batik Batam sangat nyaman dipakai dan sangat layak kita kemas sebagai batik unggulan,” kata Sandiaga,

Pihaknya yakin dengan produk yang dihasilkan pengrajin lokal, Batik Batam bisa masuk pasar ekspor. Bahkan Sandiaga, melalui Kemenparekraf, akan mendukung penuh pengembangan Batik Batam tersebut

Melihat kinerja indah Marlin di Dekranasda tersebut, Sandiaga terang-terangan memberikan apresiasi. Terutama atas peran dan komitmen Dekranasda Kota Batam yang selama ini mengakomodir serta melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Kemenparekraf tengah menyiapkan program beli kreatif lokal. Mudah-mudahan program ini juga bisa menjadi tempat untuk pengembangan Batik Batam,” katanya.

BACA JUGA:   Rangkaian Kegiatan Sempena Hari Jadi Kabupaten Lingga

Ketua Dekranasda Kota Batam, Marlin Agustina Rudi mengatakan saat ini di Kota Batam ada sekitar 20 pengrajin Batik Batam. Kemudian ada 16 hasil karya yang sudah memiliki hak intelektual.

Marlin juga menyampaikan Dekranasda memiliki banyak binaan pelaku UMKM dan juga pelaku ekonomi kreatif di Batam. Tak hanya Batik Batam saja tapi juga ada pengrajin tenun, songket dan lainnya.

“Salah satu lokasiya ada di Pulau Ngenang, Nongsa,” katanya.

Saat ini di pulau tersebut, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada penduduk setempat untuk membuat home stay. Sehingga para wisatawan yang datang nantinya bisa menginap di home stay yang dikelola langsung oleh masyarakat.

BACA JUGA:   LPKA Kelas II Batam bagikan ZIS di tiga lokasi

“Kita harap Kemenparekraf bisa terus mendukung kami. Karena salah satu kendala kami adalah keterbatasan pendanaan dan promosi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *