Ardi : Batam Jadi wisata Wellness, PERDESTI Kepri Gelar Simposium Estetika Medis

PERDESTI Kepri menggelar simposium estetika medis di Batam pada 9–10 Mei 2026, menghadirkan inovasi anti-aging dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wellness.
PERDESTI Kepri menggelar simposium estetika medis di Batam pada 9–10 Mei 2026, menghadirkan inovasi anti-aging dan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wellness.

BATAMCLICK.COM: PERDESTI Kepri bersiap menggelar ajang ilmiah bergengsi. Kegiatan ini mengangkat tema besar. Sustainable Innovation in Integrative Aesthetics & Anti-Aging. Agenda tersebut akan berlangsung pada 9–10 Mei 2026 di Hotel Radisson Batam.

Kegiatan ini tidak sekadar seminar. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang bertemu. Para dokter, akademisi, dan pelaku industri akan saling berbagi ilmu. Sekaligus memperkuat arah masa depan estetika medis di Indonesia.

Ruang Belajar yang Terus Berkembang

Ketua Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia Kepulauan Riau, dr Daicy, menegaskan pentingnya penguatan keilmuan di bidang ini.

Ia melihat perkembangan industri kecantikan dan anti-aging berjalan sangat cepat. Karena itu, para dokter harus terus beradaptasi.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah strategis. Para peserta bisa memperbarui pengetahuan. Sekaligus memahami arah inovasi yang berkelanjutan.

Peserta Lintas Generasi

Panitia menargetkan kehadiran 150 hingga 200 peserta. Mereka datang dari berbagai latar belakang.

Ada dokter umum yang tertarik pada estetika. dokter praktik. dan juga mahasiswa kedokteran.

Keberagaman ini penting. Diskusi menjadi lebih kaya. Perspektif pun semakin luas.

Pertemuan ini bukan hanya soal ilmu. Tetapi juga soal pertukaran pengalaman.

Dari Teori Hingga Praktik Langsung

Kegiatan ini menghadirkan dua agenda utama. Pertama, simposium ilmiah. Kedua, workshop hands-on.

Dalam simposium, para peserta akan mendengarkan materi terkini. Para pembicara nasional akan membahas inovasi teknologi. Mereka juga mengulas presisi klinis. Termasuk aspek hukum dan etika profesi.

Sementara itu, sesi workshop memberi pengalaman berbeda. Peserta langsung mempraktikkan teknik injeksi. Mereka juga mempelajari kombinasi tindakan estetika.

Semua dilakukan dengan fokus pada akurasi. Dan tentu saja, keselamatan pasien.

Etika dan Profesionalisme Jadi Kunci

Dunia estetika tidak hanya soal hasil. Lebih dari itu, ada tanggung jawab besar di baliknya.

Para dokter dituntut memahami banyak hal. Tidak hanya teknik. Tapi juga etika. Hukum. Dan manajemen klinik.

Karena itu, kegiatan ini menekankan keseimbangan. Antara keahlian medis dan profesionalisme.

Dengan begitu, layanan yang diberikan bisa lebih aman. Lebih berkualitas. Dan lebih terpercaya.

Bangun Jejaring, Perkuat Kolaborasi

Selain berbagi ilmu, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi. Para dokter bisa membangun jaringan baru.

Pelaku industri juga ikut terlibat. Namun fokusnya tetap pada edukasi dan pengembangan.

Sponsor tidak melakukan penjualan langsung. Mereka lebih menekankan kontribusi terhadap praktik klinis.

Pendekatan ini membuat forum tetap profesional. Dan tetap berorientasi pada ilmu.

Batam Menuju Destinasi Wellness

Kegiatan ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik penyelenggaraan acara ini.

Ia menilai, event ilmiah seperti ini memberi dampak besar. Tidak hanya bagi tenaga medis. Tetapi juga bagi sektor pariwisata.

Menurutnya, Batam memiliki peluang besar. Kota ini bisa berkembang menjadi destinasi wellness dan estetika medis.

Namun, ia menekankan pentingnya sinergi. Pemerintah, tenaga medis, dan pelaku industri harus berjalan bersama.

Dengan kolaborasi yang kuat, Batam bisa menghadirkan layanan berstandar internasional.

Langkah Nyata Menuju Pusat Estetika Medis

Kegiatan ini menjadi langkah konkret. Batam tidak lagi hanya dikenal sebagai destinasi belanja atau wisata biasa.

Kini, arah pengembangan mulai bergeser. Menuju wisata kesehatan. Menuju layanan estetika medis.

Dengan hadirnya forum seperti ini, posisi Batam semakin kuat. Tidak hanya di tingkat nasional. Tapi juga di tingkat regional.

Dan dari sinilah, masa depan estetika medis di Kepri mulai dibentuk.