Jika Ditiru, Dijiplak, bahkan Diplagiat, Berarti Program Wagub Marlin Diakui Baik

𝑆𝑒𝑚𝑜𝑔𝑎 𝑠𝑎𝑗𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑔𝑟𝑎𝑚 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑊𝑎𝑔𝑢𝑏 𝑀𝑎𝑟𝑙𝑖𝑛 𝑙𝑎𝑖𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑑𝑖𝑡𝑢𝑟𝑢. 𝐽𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 ℎ𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑘𝑢𝑛𝑗𝑢𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑒 𝑆𝑀𝐴 𝑁𝑒𝑔𝑒𝑟𝑖 𝑠𝑎𝑗𝑎, 𝑗𝑢𝑔𝑎 𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖𝑚𝑎𝑛𝑎 𝑖𝑎 𝑚𝑒𝑙𝑖𝑛𝑑𝑢𝑛𝑔𝑖 𝑒𝑚𝑝𝑎𝑡 𝑘𝑒𝑙𝑜𝑚𝑝𝑜𝑘 𝑟𝑒𝑛𝑡𝑎𝑛, 𝑦𝑎𝑖𝑡𝑢 𝑤𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡 𝑢𝑠𝑖𝑎, 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑎𝑛𝑑𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑠𝑎𝑏𝑖𝑙𝑖𝑡𝑎𝑠, 𝑘𝑎𝑢𝑚 𝑝𝑒𝑟𝑒𝑚𝑝𝑢𝑎𝑛, 𝑑𝑎𝑛 𝑎𝑛𝑎𝑘-𝑎𝑛𝑎𝑘.

Batamclick.com, BATAM, – Diakui atau tidak, program Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina ke SMA Negeri di Kepri, banyak ditiru para pejabat tinggi lain.

Betul tidak dijiplak atau diplagiat bulat-bulat. Masih ada yang malu-malu kucing dengan memakai teknik ATM alias amati, tiru dan modifikasi.

Misal ada sebuah pesan pendek yang ditujukan kepada seluruh pelajar di sebuah SMA Negeri di Batam. Senin (21/11/2022) nanti, semua diwajibkan hadir. Sebab akan ada kunjungan orang penting, petinggi daerah.

BACA JUGA:   Bersama Polsek Batuampar, Direktorat IV Tipidnarkoba Bareskrim Polri Gelar Bakti Sosial di Batam

“Note : seluruhnya (pelajar) diharap hadir karena kegiatan ini merupakan perintah langsung dari pak **** dan untuk menyambut ** (nama jabatan tinggi) kita di hari acara ,” begitu bunyinya.

Tentu kita merasa senang jika banyak hal maupun program milik Wagub Marlin ditiru. Ini menandakan dalam menjalankan tugasnya, Wagub Marlin memiliki pengalaman dan pembaruan.

Selain itu, jika nantinya ide, gagasan hingga semua program Marlin baik sebagai wagub maupun ketua organisasi dearah di Kota Batam ditiru, itu berarti program yang digagasnya dianggap bagus dan bermanfaat bagi warga Kepri.

BACA JUGA:   Belajar pada Menteri Sandiaga, Lihat Kinerja Wagub Marlin Bagus, Langsung Beri Dukungan

Hal ini juga pernah dialami Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta. Saat itu dia santai saja menanggapinya.

“Sebenarnya jika sesuatu ditiru, berarti programnya kan diakui baik. Enggak mungkin kan yang jelek terus ditiru? Justru ditiru karena programnya bagus dan dianggap bermanfaat bagi warga,” jelas Anies.

Semoga saja program kerja Wagub Marlin lainnya banyak dituru. Jangan hanya kunjungan ke SMA Negeri saja, juga bagaimana ia melindungi empat kelompok rentan, yaitu warga lanjut usia, penyandang disabilitas, kaum perempuan, dan anak-anak.

Atau tiru juga bagaimana dia memberdayakan perempuan serta membantu ekonomi keluarga masyarakat lewat batik, juga blusukan ke tempat-tempat terpencil untuk menyalurkan bantuan, dan seabrek kegiatan sosial yang bermanfaat lainnya.

BACA JUGA:   Amsakar Apresiasi BPJS Ketenagakerjaan Dalam Memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Kepada Pekerja Rentan