Beasiswa dari BPJS Naker Batam Jadi Penopang Harapan Anak-anak Korban Tulang Punggung Keluarga

29 ribu warga Batam terima JHT senilai Rp325 miliar sepanjang 2025. BPJS Ketenagakerjaan hadirkan layanan jemput bola hingga video call demi mempermudah pencairan klaim peserta.
29 ribu warga Batam terima JHT senilai Rp325 miliar sepanjang 2025. BPJS Ketenagakerjaan hadirkan layanan jemput bola hingga video call demi mempermudah pencairan klaim peserta.

Ratusan anak yang kehilangan orang tua sebagai pencari nafkah kini melanjutkan pendidikan dengan dukungan penuh dari BPJS Ketenagakerjaan Batam.

Beasiswa dari BPJS Naker Batam Jadi Penopang Harapan Anak-anak Korban Tulang Punggung Keluarga

Beasiswa dari BPJS Naker Batam menjadi cahaya harapan bagi 538 anak di Kepulauan Riau yang kehilangan orang tua sebagai pencari nafkah. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Batam telah mengucurkan beasiswa senilai total Rp1,9 miliar, untuk membantu mereka melanjutkan pendidikan tanpa harus memikul beban kehilangan sepenuhnya sendiri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Suci Rahmad, menjelaskan bahwa pencairan beasiswa secara berkala mengikuti jadwal akademik. Setiap kali menjelang pembagian rapor atau pergantian semester, anak-anak penerima beasiswa wajib mengkonfirmasi status aktif mereka di sekolah.

“Kami bayarkan beasiswanya setelah ada bukti dari sekolah bahwa mereka masih aktif belajar,” kata Suci di Batam, Rabu.

Ia menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi anak-anak peserta BPJS Ketenagakerjaan. Apalagi, di tengah duka kehilangan orang tua, mereka tetap berhak meraih masa depan lewat pendidikan.

Besaran beasiswa pun menyesuaikan dengan jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Tidak hanya dana, BPJS Ketenagakerjaan juga menyiapkan kenyamanan dalam proses layanan.

Untuk itu, pihaknya kini sedang menambah satu unit layanan baru di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Unit ini secara khusus melayani peserta jaminan pensiun berkala serta para penerima beasiswa yang datang untuk melakukan konfirmasi data.

“Dalam sehari, bisa sampai 10 hingga 15 orang datang hanya untuk konfirmasi bahwa mereka masih sekolah atau masih hidup. Kasihan kalau harus antre lama, jadi kami siapkan unit khusus agar layanan lebih cepat dan nyaman,” tambahnya.

Guna mendukung efisiensi layanan, saat ini BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam tengah melakukan pengadaan komputer dan perlengkapan pendukung lainnya. Suci menegaskan bahwa prioritas mereka saat ini adalah memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terlayani dengan baik.