Pemkot Batam Percepat Pembangunan Infrastruktur Di Pulau Penyangga

Batamclick.com, Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mempercepat pembangunan infrastruktur di pulau penyangga Belakang Padang.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pembangunan yang ditargetkan tersebut ingin menjadikan Pulau Belakang Padang lebih baik dan memesona sehingga menjadi lokasi destinasi baru.

Ia juga minta kepada pejabat terkait untuk segera mendata semua jalan yang ada di Belakang Padang agar dapat dilakukan semenisasi.

“Saya butuh data berapa panjang jalan yang ada di Belakang Padang untuk dibangun. Saya ingin menjadikan Belakang Padang destinasi baru, sehingga warga Belakang Padang bisa menikmati,” ujar Rudi dalam keterangan yang diterima di Batam, Senin.

BACA JUGA:   Fokus dan Bersungguh-sungguh untuk Dapatkan yang Terbaik

Dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung maka perekonomian di Belakang Padang bisa menggeliat dan masyarakat bisa sejahtera.

“Setelah kami bangun, Alhamdulillah Belakang Padang sudah mulai ramai,” kata dia.

Lebih lanjut ia meminta masyarakat agar dapat memanfaatkan potensi tersebut serta menyarankan kepada warga setempat untuk mempromosikan destinasi wisata alam, kuliner, dan lainnya.

“Mari sama-sama kita jadikan Belakang Padang lebih indah,” ujar Rudi.

Dengan begitu Rudi mengajak semua masyarakat Belakang Padang kompak agar pembangunan berjalan lancar.

“Jaga kekompakan demi pembangunan dan ekonomi Belakang Padang,” kata Rudi.

BACA JUGA:   Pengumuman, Kawasan Pariwisata di Barelang Ditutup Sementara

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara melakukan studi banding pengembangan infrastruktur dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin mengatakan Kota Batam siap menjalin kerja sama dengan Kabupaten Konawe Kepulauan dalam berbagai bidang yang dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Disini juga hadir Kabag Kerjasama Pemkot Batam, jadi apa saja yang dapat kita kerja sama segera kami tindaklanjuti,” kata Jefridin dalam keterangan tertulis yang diterima di Batam, Jumat.

BACA JUGA:   PB PMII Minta Pengelolaan Retribusi Labuh Jangkar di Kepri Diserahkan ke Pemerintah Provinsi

Dalam kesempatan itu Jefridin memaparkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang pada 2022 ditargetkan sebesar Rp1,7 triliun memberikan kontribusi terhadap penerimaan dalam APBD yang mencapai Rp3,3 triliun.

“Jadi kami bersyukur, PAD ini menyumbang cukup besar terhadap APBD Kota Batam,” ujar Jefridin.

Ia menyampaikan hal tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi program optimalisasi PAD guna membiayai program pembangunan.

sumber: antaranews.com