Selebrasi Pemain Austria Yang Berujung Cekikan

Batamclick: Selebrasi gol ketiga Austria ke gawang Makedonia Utara memicu kontroversi. David Alaba tampak mencekik mulut si pencetak gol, Marko Arnautovic. Apa alasannya?

Austria meraih kemenangan perdana di Grup C Piala Eropa 2020, Minggu (13/6/2021) malam WIB. Das Team menang 3-1 pada laga yang berlangsung di National Arena, Bucharest, itu.

Stefan Lainer membawa Austria memimpin di menit ke-18, sebelum dibalas Makedonia Utara via gol Goran Pandev 10 menit kemudian. Austria menambah dua gol tambahan di paruh kedua melalui Michael Gregoritsch (78′) dan Arnautovic (89′).

Insiden terjadi di lapangan ketika Marko Arnautovic merayakan gol. Pemain berdarah Serbia itu terekam kamera berteriak ke arah pemain Makedonia Utara dan penggemar di tribun.

BACA JUGA:   Satu Poin yang Tak Buruk buat Real Madrid

Tidak hanya berteriak, Arnautovic bahkan kedapatan mengeluarkan kata-kata kotor. Striker berusia 32 tahun tersebut memaki-maki dalam bahasa Serbia, ‘Jebem sam ti majku Šiptarsku’, yang memiliki makna rasisme.

‘Šiptarsku’ dalam bahasa Serbia merupakan cercaan rasis yang merendahkan kelompok etnis Albania. Negara Makedonia Utara banyak diisi suku bangsa Albania, terutama yang datang sebagai pengungsi pada Perang Kosovo 1998-1999 yang melibatkan etnis Serbia dengan Albania.

Cacian rasisme Arnautovic kepada pemain dan penggemar Makedonia Utara direspon kapten Austria, David Alaba. Eks bintang Bayern Munich itu berupaya mencekik mulut Arnautovic, supaya tidak berkata-kata kasar lagi.

BACA JUGA:   Setelah Di-unfollow Massal, Kini Lagu Dayana Panen Dislike

Alaba angkat suara terkait aksi yang dilakukan Marko Arnautovic. Dia menyebut kompatriotnya itu meluapkan emosi karena kesal tidak bermain penuh dan hanya diturunkan sebagai pemain pengganti.

“Jelas bahwa dia tidak 100 persen puas, kami para pemain selalu ingin bermain. Namun, anda sudah melihat karakter dia seperti apa,” kata David Alaba, dilansir dari Kicker.

“Dia tampil dan langsung memberikan 100 persen. Itu sebabnya saya memandangnya positif. Dia selalu ada untuk tim, bahkan ketika pelatih bilang kepadanya kalau dirinya hanya akan duduk di bangku cadangan,”

BACA JUGA:   Asnawi Mangkualam Langsung ke Korea Usai Perkuat Timnas Indonesia