Hangatkan Kebersamaan, Prajurit Yonif 136/Tuah Sakti Gelar Makan Bersama Warga Distrik Kalome

Batamclick.com, PAPUA TENGAH – Personel Pos Kalome Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 136/Tuah Sakti menggelar kegiatan makan bersama masyarakat di depan Pos Kalome, Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (27/5/2026). Agenda sosial ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan silaturahmi, membangun kedekatan emosional, sekaligus menghadirkan rasa aman dan kekeluargaan di wilayah penugasan.

 

 

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana sederhana tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pos (Danpos) Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra. Di tengah kondisi cuaca dingin khas wilayah pegunungan Papua Tengah, jajaran prajurit berbaur tanpa sekat bersama anak-anak, kaum ibu (mama-mama), hingga jajaran tokoh masyarakat tempatan.

 

 

Pendekatan persuasif ini dinilai efektif dalam merawat komunikasi dua arah antara personel satgas pengamanan perbatasan dengan warga pedalaman.

Danpos Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra, menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Satgas Yonif 136/Tuah Sakti di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada patroli keamanan wilayah, melainkan juga untuk menjadi bagian integral dari keluarga besar warga Kalome. Melalui momentum makan bersama secara komunal ini, pihak TNI berharap jalinan komunikasi dan rasa saling percaya yang telah terbangun selama masa penugasan dapat terus terjaga dengan baik.

 

 

Aksi simpatik para prajurit TNI tersebut mendapat respons positif dan disambut antusias oleh warga sekitar.

 

 

Salah seorang pemuda Distrik Kalome, Quina, mengekspresikan rasa senang dan harunya atas perhatian tulus yang konsisten ditunjukkan oleh personel Satgas.

 

 

Menurutnya, kehadiran para prajurit yang aktif turun langsung menyapa warga membawa kegembiraan tersendiri serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat kampung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

 

Melalui konsistensi kegiatan teritorial kemasyarakatan ini, Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan yang dibarengi dengan pendekatan humanis. Jalinan kemanunggalan antara TNI dan rakyat tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam menjaga kondusivitas serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua.