Batamclick.com,
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mendukung perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) melalui kehadiran pusat pelatihan kerja dan informasi pekerja migran yang diinisiasi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Batam.
Pelaksana Harian Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengapresiasi kehadiran pusat pelayanan tersebut yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Kehadiran pusat latihan kerja sekaligus pusat informasi ini merupakan langkah nyata dan strategis. Pemerintah menyambut baik serta mengapresiasi Caritas Indonesia yang turut membantu memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan diterima di Batam, Jumat.
Ia menghadiri peresmian Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran di Sei Harapan, Sekupang.
Ia mengatakan kehadiran sentrum tersebut mendorong penguatan sinergi antar-lembaga dalam perlindungan pekerja migran dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Batam.
Ia mengatakan sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang internasional, Kota Batam menghadapi tantangan besar terkait persoalan pekerja migran, korban TPPO, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Maka dari itu, ia menilai penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun lembaga sosial dan kemanusiaan.
“Melalui lokakarya ini, saya berharap sinergi dan koordinasi antar-lembaga semakin kuat sehingga upaya memutus mata rantai TPPO dan menekan angka kekerasan di Kota Batam dapat dilakukan bersama-sama,” katanya.
la juga berharap, keberadaan balai latihan kerja tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus menjadi tempat yang membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan.
“Selamat atas peresmian ini. Semoga tempat ini menjadi pusat pengabdian yang penuh berkat, melahirkan SDM yang kompeten, serta menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan,” kata Li Claudia.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Kepri Imam Riyadi mengatakan bahwa terdapat tiga pusat informasi untuk PMI di Kepri.
“Dari program kami di BP3MI (Balai Pelayanan Pekerja Migran Indonesia) ada tiga migrant center. Satu di Batam Tourism Polytechnic, di Politeknik Negeri Batam, serta di Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang,” katanya.
Sumber, Antara








