Gubernur Tak Punya Solusi, Warga Minta Rudi yang Selesaikan Kemacetan di Simpang Cikitsu

BATAMCLICK.COM: Banyak jalan aset Pemprov Kepri di Batam yang kondisinya sudah tidak memadai lagi. Baik secara fisik yang sudah berlubang hingga hancur lebur, maupun secara volume yang sudah tidak mencukupi untuk menampung jumlah kendaraan.

Salah satunya jalan di depan Perumahan Graha Nusa Permai (GNP) Cikitsu, Belian, Batam Kota.

Jalan dia jalur hingga ke SMU Negeri 3 Batam itu, secara fisik kondisinya masih baik, namun karena ruas jalannya kecil, maka setiap hari, tak peduli pagi, siang, sore maupun malam (bukan tengah malam ya) selalu diwarnai kemacetan panjang.

Kondisi ini sudah dikeluhkan oleh warga, namun hingga dia tahun kepemimpinan Ansar Ahmad sebagai Gubernur Kepri, belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbesar atau dilebarkan.

Hal ini membuat warga Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, yang sebagian besar bermukim di seputaran jalan tersebut, dan setiap hari melintas di jalan itu, kesal bercampur kecewa.

BACA JUGA:   Kabar Duka, Artis Cheon Jeong Ha Meninggal Dunia

Jadi tak heran, akhirnya mereka pun melaporkan kondisi tersebut ke Walikota Batam yang juga Kepala BP Batam, HM Rudi.

“Anak saya pernah jatuh di sana pak, jalan berlobang dan sering macet. Kami tahu itu statusnya milik Provinsi Kepri. Semoga ini menjadi perhatian dan kami yakin Pak Rudi bisa menyelesaikannya!”

Keluhan dan keprihatinan ini disampaikan Nanang, Ketua RW 21, Kelurahan Belian, Kecamatan Batamkota, kepada ke Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), terkait kesemrawutan di Jalan Tengku Sulung, atau Simpang Cikitsu, Batamcentre.

Hal itu disampaikan Nanang saat HMR menghadiri pelantikan Ketua RW 21, Kelurahan Belian, di Fasum Perumahan Cipta Regency, Jumat (6/1/2023) malam.

“Ini kedua kali Bapak Rudi hadir di tempat kami. Kami apresiasi pembangunan jalan di Batam yang sudah lebar,” ujar Nanang.

BACA JUGA:   N'Golo Kante Positif Corona, Absen Lawan Juventus

Namun, ia berharap, Wali Kota menyampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepri untuk melebarkan jalan di depan Taman Raya Square (Taras).

Mendengar keluhan warganya, Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam H Muhammad Rudi (HMR), tampak sangat prihatin.

Namun apa daya, kewenangan ada di provinsi. Ia hanya menjawab akan menyampaikan hal tersebut ke yang berwenang.

Seperti diketahui, di kepemimpinan HMR, sejauh ini pusat kemacetan dan pusat ekonomi sudah dibenahi. Namun, jika status jalan di luar wewenangnya sebagai Wali Kota dan Kepala BP Batam, akan dicarikan solusinya.

https://vt.tiktok.com/ZS8h6kDS8/

Terlepas dari itu, HMR mengungkapkan upaya yang sudah ia lakukan selama menjabat Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam.

“Mulai Senin besok jalan di depan ini (Jalan Hang Tuah) sudah dibangun hingga Nongsa. Bahkan, bundaran Punggur dibangun berdiameter 100 meter,” ujarnya.

BACA JUGA:   Wagub Marlin Lantik Pengurus KBKK, Rudi Ajak Sukseskan Pembangunan Batam

Bahkan, jalan itu ditargetkan selesai hingga Desember nanti. Ia berharap, dukungan warga demi percepatan pembangunan.

“Sebelum jabatan saya selesai, jalan ini harus selesai,” katanya.

Tak hanya itu, beberapa jalan lain yang merupakan pusat kemacetan dan keramaian sudah dibangun lebar. “Kami bangun tanpa pilih kasih, semua kami bangun,” katanya.(ria)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *