Lagi DPRD Kepri Ingatkan Gubernur tarkait Permasalahan di Tanjungpinang dan Lingga

BATAMCLICK.COM: ANGGOTA DPRD Kepri Daerah Pemilihan (Dapil) II Bintan Lingga memaparkan pokok pikiran hasil reses yang dilaksanakan pada Agustus hingga September 2022.

Persoalan yang diserap cukup beragam, mulai dari infrastruktur hingga bantuan untuk aktivias pemuda di dua kabupaten ini.

Anggota DPRD Kepri, Hanafi Ekra, dalam rapat paripurna masa sidang kedua 2022 memaparkan beberapa keluhan masyarakat yang sebenarnya sudah lama disampaikan namun belum terpenuhi, seperti pendidikan, fasilitas umum, pertanian, nelayan, dan kesehatan.

“Dengan kedatangan kami di desa-desa maka bisa menyerap dengan detail,”kata Hanafi di Dompak, Senin (31/10).

Permasalahan yang pertama adalah pendidikan dimana masih ditemukan akses jalan menuju SMA dan SMK di Bintan dan Lingga belum memadai, sarana dan prasarana masih perlu diteliti oleh dinas terkait, termasuk mobiler di beberapa sekolah belum diadakan sejak sekolah itu berdiri.

BACA JUGA:   Diskominfo Kepri Ajak Masyarakat Segera Beralih ke TV Digital

“Masih banyak sekolah-sekolah kita yang butuh perbaikan seperti SMA 1 Singkep, SMA Kuala Raya, dan sekolah lama itu butuh rehab,” sebut Hanafi.

Di bidang kesehatan, lanjut Hanafi, karena Bintan dan Lingga banyak pulau-pulau sehingga Pemprov Kepri diminta untuk memperhatikan itu, sebab hampir setiap hari rumah sakit provinsi selalu didatangi oleh warga yang berasal dari pulau.

“Agar bisa diobati di daerah saja, tidak perlu ke rumah sakit provinsi lagi, hanya penyakit tertentu saja yang mengharuskan warga datang ke Tanjungpinang,” terangnya.

Persoalan infrastruktur jalan ini juga harus ditangani segera, banyak jalan yang rusak bahkan putus yang sudah memakan korban jiwa, seperti Jalan Sungai Buluh, Jalan Marok Tua yang merupakan jalan provinsi, termasuk akses jalan dari Tanjungpinang menuju Kijang, Bintan yang sempit sementara pengendara ramai sehingga sering terjadi kecelakaan.

BACA JUGA:   Dispar Kepri Manfaatkan Mercusuar Sebagai Destinasi Wisata

“Bukan hanya flyover yang kita perhatika tapi ini jalan yang dilewati banyak orang, kecelakaan sering terjadi karena sempitnya jalan itu,” papar Hanafi lagi.

Persoalan listrik dan air di beberapa pulau di Bintan seperti Pulau Batang, Tanjung Bungsu masih perlu perhatian pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Ia mengakui penyelesaian persoalan listrik memang berat namun harus diusahakan.

“Jangan sampai mereka merasakan seperti sebelum merdeka,” tambahnya.

Kemudian karena Bintan dan Lingga memiliki garis pantai yang panjang sehingga berpotensi dalam pengembangan suatu produk, seperti tripang dan rumput laut yang sebenarnya bisa diolah secara masif untuk meningkatkan penghasilan masyarakat dan pendapatan daerah.

BACA JUGA:   Tak Marah ke Penyebar Video Syur, Gisel Salahkan Diri Sendiri

“Kalau ini bisa kita angkat, apalagi di beberapa daerah di Lingga terdapat angka kemiskinan ekstrim upaya itu mungkin mampu menggerakan ekonomi masyarakatnya,” imbuhnya.

Kemudian perhatian pemprov untuk pemuda di Bintan dan Lingga juga diperlukan, sebab saat ini semangat para anak muda yang sering mengadakan perlombaan turnamen patut didukung penuh.

“Semoga tahun depan banyak bantuan untuk pemuda-pemuda Lingga dan Bintan, bahkan sudah ada pemain bola yang mengharumkan nama Kepri yang berasal dari Lingga,” ucapnya.***