Di Batam Harga Cabai Masih Mahal

BATAMCLICK.COM, Memasuki awal bulan Maret, harga cabai di pasaran Batam masih tinggi.

Bahkan, harga cabai rawit merah dan hijau, selalu berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram (kg). Tingginya harga cabai sudah terjadi sejak akhir tahun 2020 lalu.

Di Pasar Tos 3000 Jodoh, harga cabai rawit merah atau cabai setan, terpantau Rp 95-100 ribu per kg.

Sedangkan ca bai rawit hijau Rp 60-65 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 40 ribu per kg.

”Harga cabai sebenarnya sudah agak turun, tapi masih tinggi. Cabai setan masih Rp 95 ribu per kg,” ujar Adis, pedagang di
pasar tersebut, Minggu (28/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

BACA JUGA:   Dari Masjid Chengho Batam, Golkar Jumat Barokah Untuk Indonesia.

Tingginya harga cabai, membuat pedagang tak berani menjual cabai dalam jumlah banyak. Sebab, daya beli masyarakat juga turun dikarenakan cabai yang tinggi.

”Saya kurang tahu persis penyebab tingginya. Kalau yang beli pasti berkurang. Biasanya beli per kg, sekarang rata-rata belinya per seperempat kg, bahkan ada yang per ons,” imbuh Adis.

Sedangkan harga bawang merah Jawa Rp 25 ribu per kg, bawang birma Rp 18 ribu per kg, bawang putih Rp 20-23 ribu per kg, bawang bombay Rp 18 ribu per kg, tomat Rp 11-12 ribu per kg.

BACA JUGA:   Surprise Cinta Honda

”Wortel juga lagi tinggi sekarang, kalau wortel lokal Rp14 ribu per kg, wortel impor Rp 17 ribu per kg,” ujar Adis

Begitu juga dengan harga cabai di Pasar Botania 1, Batam Center. Bahkan, harganya terpantau lebih tinggi dibanding di Pasar Jodoh.

Misalnya, untuk cabai setan dijual hingga Rp 110 ribu per kg, cabai rawit hijau Rp 80 ribu per kg, cabai merah keriting Rp 50
ribu dan cabai keriting hijau Rp 45 ribu per kg.

”Cabai masih tinggi, belum turun-turun. Cabai rawit yang harganya agak turun dibanding minggu lalu,” ujar Raja, pedagang di Pasar tersebut.

BACA JUGA:   Upacara Penyambutan Purna Tugas Kompi Penugasan Satbrimob Polda Kepri BKO Polda Papua Dalam Rangka Operasi PAM Rahwan Dan Antisipasi KKB

Icha, warga Nongsa yang berbelanja di Pasar Botania 1 mengaku, mahalnya harga cabai memang mengurangi niatnya untuk membeli dalam jumlah banyak.

”Sekarang paling banyak beli seperempat kilogram, kadang malah per ons,” ujarnya.

Wanita berhijab itu juga mengaku heran lantaran harga cabai tak kunjung turun, padahal sudah lama naik.

”Biasanya kan mahal satu atau dua minggu, ini sampai dua bulan lebih,” keluhnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau belum bisa dikonfirmasi terkait masih tingginya harga cabai di Batam.

Sumber: BATAMPOS