BATAMCLICK.COM: PLTGU Batam #1 resmi memasuki tahap konstruksi setelah PT PLN Batam menggelar seremoni first piling sebagai penanda dimulainya pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 120 megawatt (MW) di Kota Batam.
Melalui langkah ini, PLN Batam langsung menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat keandalan pasokan listrik. Selain itu, proyek strategis ini hadir untuk menjawab lonjakan kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan industri dan ekonomi di Batam.
Seremoni tersebut dihadiri jajaran manajemen PLN Batam serta berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur perusahaan hingga mitra pelaksana proyek.
First Piling Jadi Awal Pembangunan Strategis
Direktur Operasi PLN Batam, Dinda Alamsyah, menegaskan bahwa tahapan first piling menjadi momen krusial dalam keseluruhan proses pembangunan PLTGU Batam #1.
Ia menyampaikan bahwa proyek ini ditargetkan rampung pada Maret 2028, sehingga seluruh tahapan harus berjalan dengan lancar dan terukur.
“Hari ini kita bersama-sama memulai tahapan first piling Proyek PLTGU Batam #1. Mari kita berdoa agar seluruh pekerjaan proyek ini berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya.
Karena itu, PLN Batam terus memastikan setiap proses berjalan sesuai rencana, sekaligus menjaga kualitas pembangunan agar menghasilkan pembangkit yang andal dan efisien.
Jawaban atas Tingginya Kebutuhan Listrik Batam
Lebih lanjut, Dinda menegaskan bahwa pembangunan PLTGU Batam #1 merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjawab tingginya permintaan listrik di Batam.
Menurutnya, kehadiran pembangkit ini akan memperkuat sistem kelistrikan sekaligus meningkatkan keandalan pasokan energi bagi sektor industri maupun masyarakat.
“Permintaan listrik di Batam sangat tinggi. Dengan hadirnya PLTGU Batam #1, sistem kelistrikan akan semakin kuat dan andal, sehingga mampu mendukung peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan demikian, proyek ini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur energi, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
Komitmen K3 Jadi Prioritas Utama
Sementara itu, General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menyebut bahwa seremoni ini menandai dimulainya fase penting dalam pembangunan proyek.
Ia menegaskan bahwa pihak pelaksana akan menjalankan proyek dengan mengedepankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap tahapan.
“Kami berkomitmen menjalankan proyek ini dengan menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan agar proyek berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batam.
Energi Andal untuk Dorong Investasi
Melalui pembangunan PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW, PLN Batam kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan.
Karena itu, proyek ini diharapkan mampu memperkuat daya tarik investasi di Batam, sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih stabil dan kompetitif.
Dengan pasokan listrik yang semakin kuat, Batam tidak hanya siap menghadapi pertumbuhan industri, tetapi juga melangkah lebih jauh sebagai kawasan strategis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.









