Batamclick.com, BATAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (AK3L) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031 resmi dilantik. Prosesi pengukuhan tersebut disejajarkan dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) II AK3L Kepri yang digelar di Kota Batam, Minggu (7/6/2026).
Ketua DPD AK3L Kepri terpilih, Yudi Syafrudin, menegaskan bahwa pihaknya bakal memperkuat kolaborasi lintas sektoral guna mengakselerasi penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
“Kami segera berkolaborasi dengan pemerintah daerah, Disnaker, Kominfo, hingga perguruan tinggi. AK3L hadir untuk memperkuat budaya K3 dan dalam waktu dekat kami akan membentuk kepengurusan cabang di tingkat kabupaten dan kota se-Kepri,” ujar Yudi Syafrudin usai pelantikan.
Selain perluasan struktur organisasi, Yudi membeberkan rencana strategis untuk membentuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) tingkat provinsi. Fasilitas ini diproyeksikan untuk mempermudah sekaligus memotong rantai birokrasi proses sertifikasi keahlian bagi para tenaga kerja lokal.
“Ke depan, proses sertifikasi bisa diakomodasi langsung di daerah melalui kami. Kami juga menggodok program khusus agar biaya sertifikasi kompetensi K3 ini jauh lebih terjangkau dan kompetitif bagi masyarakat serta pelaku industri,” imbuhnya.
Langkah taktis ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi Kepri. Pengawas Ahli Madya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kepri, Bukti Rantau, menilai AK3L sebagai mitra strategis yang krusial untuk menambal celah pengawasan kepatuhan K3 di sektor manufaktur dan maritim Kepri.
“Harus diakui, kondisi penerapan K3 di Kepri masih memerlukan banyak pembenahan. Kehadiran AK3L menjadi tambahan amunisi yang sangat membantu kami dalam menekan angka kecelakaan kerja. Kami mendukung penuh penyediaan sertifikasi yang lebih kompetitif agar akses dunia usaha semakin terbuka,” tutur Bukti Rantau.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal AK3L Indonesia, Endang, menjelaskan bahwa sebagai organisasi profesi resmi, AK3L pusat terus membangun skema link and match antara dunia kerja, regulasi kementerian terkait (Kemenaker dan KemenPU), serta kalangan akademisi.
Ia berharap kepengurusan baru di bawah komando Yudi Syafrudin mampu mengoptimalkan fungsi edukasi industri. Dengan demikian, kawasan strategis nasional seperti Batam dan Kepri dapat terus meningkatkan daya tarik investasinya melalui jaminan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berstandar global.








