Wagub Buka International Jazz Day 2026 Batam

International Jazz Day 2026 Batam resmi dibuka di Park Avenue Mall, menghadirkan kolaborasi musisi, dukungan pemerintah, dan penguatan pariwisata kreatif.
International Jazz Day 2026 Batam resmi dibuka di Park Avenue Mall, menghadirkan kolaborasi musisi, dukungan pemerintah, dan penguatan pariwisata kreatif.

BATAMCLICK.COM: International Jazz Day 2026 Batam resmi dimulai di Park Avenue Mall, kawasan Orchard Park. Sore itu terasa berbeda. Musik mengalun pelan. Suasana hangat langsung terasa. Pengunjung mulai berdatangan. Mereka tidak hanya ingin menonton. Mereka ingin merasakan pengalaman.

Penampilan pembuka datang dari Tanaka Manaloe. Ia tidak sendiri. Ia berkolaborasi dengan Jozsua, Ryan, dan Bobby Hutajulu. Mereka menghadirkan harmoni yang kuat. Mereka membuka perayaan dengan penuh energi. Sekaligus, mereka menandai dimulainya rangkaian acara hingga 3 Mei 2026.

Jazz Jadi Ruang Kolaborasi

Memasuki malam, suasana berubah lebih khidmat. Seremoni pembukaan resmi dimulai. Pembina Batam Jazz Society (BJS), Buralimar, naik ke panggung. Ia langsung menyampaikan pesan yang kuat.

“Melalui jazz, kami membangun sinergi. Kami menghubungkan komunitas, sektor swasta, dan pemerintah. Musik punya kekuatan untuk menyatukan,” ujarnya.

Ia menegaskan, jazz bukan sekadar hiburan. Jazz adalah jembatan. Jazz juga menjadi cara untuk memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata kreatif dan budaya.

Ia menambahkan, International Jazz Day bukan hanya panggung musik. Kegiatan ini juga bagian dari gerakan bersama. Tujuannya jelas. Menghidupkan ekosistem pariwisata yang inklusif dan berdaya saing.

Dukungan Penuh dari Pemerintah

Pembukaan semakin kuat saat Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nanyang, resmi membuka acara. Ia menyampaikan komitmen pemerintah daerah. Ia memastikan dukungan untuk kegiatan kreatif terus berjalan.

“Pemerintah akan terus mendukung kegiatan seperti ini. Kegiatan ini memperkaya seni budaya. Kegiatan ini juga memberi dampak nyata bagi pariwisata dan ekonomi kreatif,” tegasnya.

Ia berharap International Jazz Day terus berkembang. Ia ingin kegiatan ini menjadi agenda unggulan. Ia juga ingin Batam semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pertemuan Lintas Sektor

Acara ini tidak hanya menghadirkan musisi. Acara ini juga mempertemukan banyak pihak. Tokoh-tokoh penting dari berbagai sektor hadir. Mereka datang dari pemerintah, legislatif, hingga mitra internasional.

Di antaranya hadir Ardiwinata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam. Ia mewakili Wali Kota Batam. Selain itu, hadir juga Asmin Patros dari DPRD Kepri, Eduard dari BCA Batam, serta Bob Wardhana dari Erasmus Huis Kedutaan Besar Belanda di Indonesia.

Kehadiran mereka memperkuat pesan utama. International Jazz Day di Batam bukan sekadar konser. Kegiatan ini adalah platform kolaborasi. Kegiatan ini juga menjadi ruang bertemunya ide, kreativitas, dan peluang.

Empat Hari, Banyak Cerita

International Jazz Day 2026 Batam akan berlangsung selama empat hari. Kegiatan dimulai pada 30 April dan berakhir pada 3 Mei 2026. Selama itu, berbagai musisi lintas generasi akan tampil.

Tidak hanya musik. Pengunjung juga bisa menikmati bazaar kuliner. Selain itu, ada produk kreatif lokal. Semua dikemas dalam satu pengalaman.

Semangat “Jazz Beyond Borders” terasa kuat. Batas-batas seolah hilang. Musik menjadi bahasa bersama.

Batam dan Ambisi Besar

Melalui International Jazz Day 2026 Batam, kota ini kembali menunjukkan jati dirinya. Batam tampil sebagai kota terbuka. Batam juga menunjukkan kreativitasnya. Dan yang paling penting, Batam siap melangkah lebih jauh.

Perayaan ini bukan sekadar event tahunan. Perayaan ini adalah pernyataan. Batam ingin menjadi pusat perayaan jazz di Indonesia. Bahkan, Batam ingin dikenal lebih luas di panggung dunia.