Puan Batam Wakili Kepri Menuju Putri Indonesia 2026

DISBUDPAR mendukung penuh ajang Putri Indonesia 2026, di mana wakil Kepri, Zefanya Yosinta, siap mempromosikan pariwisata dan budaya Batam di tingkat nasional.
DISBUDPAR mendukung penuh ajang Putri Indonesia 2026, di mana wakil Kepri, Zefanya Yosinta, siap mempromosikan pariwisata dan budaya Batam di tingkat nasional.

DISBUDPAR kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong promosi pariwisata dan budaya daerah melalui ajang Putri Indonesia 2026. Tahun ini, Yayasan Putri Indonesia kembali menggelar pemilihan Putri Indonesia, dengan malam puncak yang akan berlangsung pada 24 April 2026 di Jakarta.

Ajang bergengsi ini menjadi momentum penting bagi setiap daerah untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi wisatanya di tingkat nasional, termasuk Provinsi Kepulauan Riau yang kembali mengirimkan perwakilan terbaiknya.

Sosok Zefanya Yosinta, Kebanggaan Batam untuk Kepri

Zefanya Yosinta, yang akrab disapa Anya, dipercaya mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Perempuan kelahiran Batam ini sebelumnya merupakan Duta Wisata Cik dan Puan Kota Batam 2024, sehingga ia tidak hanya membawa nama daerah, tetapi juga pengalaman dalam mempromosikan pariwisata.

Dengan penuh haru dan bangga, Anya menyampaikan tekadnya untuk memberikan yang terbaik.

“Saya merasa bangga dan terharu dapat mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Tentunya, saya akan mempromosikan keelokan pariwisata dan budaya Provinsi Segantang Lada ini serta berusaha keras untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Bawa Misi Promosi Pariwisata dan Program Daerah

Tidak hanya tampil sebagai peserta, Anya juga membawa misi penting untuk memperkenalkan berbagai program pemerintah daerah kepada peserta lain dan panitia.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Kota Batam.

“Saya berterima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, serta Bapak Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Ibu Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Sebagai anak daerah, saya ingin menyampaikan informasi program-program pemerintah kepada peserta dan panitia,” tambahnya.

Angkat Legenda Pulau Putri dalam National Costume

Pada malam pemilihan kategori National Costume, Anya akan tampil dengan busana yang terinspirasi dari legenda Pulau Putri di Nongsa, salah satu pulau terdepan Indonesia yang sarat nilai budaya.

Busana tersebut merupakan karya desainer Indra, anggota Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) Kota Batam. Melalui kostum ini, Anya ingin mengangkat cerita lokal agar dikenal lebih luas di tingkat nasional.

Malam Puncak Digelar di Jakarta

Malam puncak Putri Indonesia 2026 akan digelar pada 24 April 2026 di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Sebanyak 45 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia akan bersaing memperebutkan gelar bergengsi tersebut.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi kecantikan, tetapi juga wadah bagi generasi muda perempuan untuk menunjukkan kapasitas, wawasan, serta kepedulian terhadap budaya dan masyarakat.

DISBUDPAR Batam Bangga, Tradisi Prestasi Terus Berlanjut

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya. Ia menilai capaian ini menunjukkan konsistensi Batam dalam melahirkan talenta terbaik melalui ajang Duta Wisata Cik dan Puan.

“Sebagai Kadis, saya bersyukur dapat mengantarkan Duta Wisata Cik Puan Kota Batam hingga ke ajang Putri Indonesia mewakili Kepri selama dua tahun berturut-turut. Kami berharap prestasi ini terus terjaga di tahun-tahun berikutnya,” ungkapnya.

Regenerasi Terus Berjalan, Seleksi Cik Puan 2026 Dimulai

Sementara itu, Ardiwinata juga memastikan bahwa proses regenerasi terus berjalan. Saat ini, pemilihan Duta Wisata Cik dan Puan Kota Batam 2026 telah memasuki tahap pra karantina.

Dari ratusan pendaftar, panitia telah menyeleksi 20 peserta terbaik yang kini bersiap menuju malam puncak pada 9 Mei 2026 di Harmoni One Hotel.

Dengan proses yang berkelanjutan ini, DISBUDPAR berharap Batam dan Kepulauan Riau terus memiliki wakil-wakil terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mempromosikan potensi daerah secara lebih luas.