Gubernur Kepri Ansar Ahmad Tinjau KM Kelud, Pastikan Mudik Batam–Belawan Aman dan Nyaman

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meninjau keberangkatan KM Kelud di Batam untuk memastikan pelayanan mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi ribuan penumpang.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meninjau keberangkatan KM Kelud di Batam untuk memastikan pelayanan mudik Lebaran berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi ribuan penumpang.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meninjau langsung keberangkatan para pemudik yang menggunakan kapal KM Kelud tujuan Belawan, Sumatera Utara, sebagai upaya memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman. Peninjauan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Bintang Persada 99 Batu Ampar, Kota Batam, pada Sabtu (14/3/2026). Dalam kesempatan itu, Ansar tidak hanya melihat dari kejauhan, tetapi langsung naik ke atas kapal untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Menyapa Pemudik, Mendengar Langsung Suara Masyarakat

Begitu berada di atas kapal, Ansar langsung berinteraksi dengan para penumpang. Ia menyapa, bertanya, dan mendengarkan pengalaman para pemudik secara langsung.

Ia menanyakan berbagai hal, mulai dari tujuan perjalanan, harga tiket, hingga proses pembelian tiket. Melalui dialog tersebut, Ansar ingin memastikan bahwa pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, ia juga memberikan pesan hangat kepada para pemudik agar selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan.

“Semoga bapak dan ibu semua dapat menikmati perjalanan mudiknya, mendapatkan pelayanan yang baik selama berada di kapal, serta sampai dengan selamat di kampung halaman untuk berkumpul dan merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta,” pesannya.

Menyisir Fasilitas Kapal untuk Kenyamanan Penumpang

Tidak hanya berdialog, Ansar juga menyempatkan diri berkeliling ke berbagai dek kapal. Ia memeriksa langsung fasilitas yang tersedia guna memastikan kenyamanan para penumpang selama perjalanan laut yang cukup panjang.

Ia memperhatikan kondisi ruang penumpang, kebersihan, serta kesiapan layanan di setiap kelas. Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa seluruh standar pelayanan telah terpenuhi.

Ribuan Pemudik Berlayar Menuju Kampung Halaman

Pada pelayaran kali ini, KM Kelud mengangkut sekitar 3.500 penumpang dengan tujuan Batam–Belawan. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk pulang kampung menggunakan transportasi laut.

Para penumpang terbagi dalam berbagai kelas layanan, mulai dari kelas 1A dan 1B, kelas 2A dan 2B, hingga kelas ekonomi. Selain itu, terdapat pula penumpang non-seat yang menempati area koridor kapal.

Meski jumlah penumpang cukup besar, proses pelayanan tetap berjalan tertib dan terorganisir.

Pelayanan Dinilai Lancar dari Awal Hingga Keberangkatan

Secara keseluruhan, Ansar menilai proses pelayanan berjalan dengan baik dan lancar. Ia melihat alur pelayanan mulai dari kedatangan penumpang di pelabuhan hingga proses naik ke kapal berjalan tanpa kendala berarti.

“Secara keseluruhan proses pelayanan bagi para pemudik berjalan lancar, mulai dari kedatangan di pelabuhan, ruang tunggu keberangkatan, pemeriksaan dokumen perjalanan, hingga proses naik ke dalam kapal,” ungkapnya.

Penilaian ini menunjukkan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi lonjakan penumpang selama musim mudik.

Sinergi Pengamanan dan Pelayanan Terus Diperkuat

Dalam peninjauan tersebut, Ansar didampingi oleh sejumlah pejabat penting, mulai dari unsur kepolisian, TNI, hingga instansi terkait lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya sinergi dalam menjaga kelancaran arus mudik.

Kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan keamanan selama perjalanan laut.

Dengan pengawasan langsung dari pemerintah daerah, masyarakat diharapkan dapat menjalani mudik dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan saat kembali berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.