Batamclick.com,
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyalurkan bantuan kepada 1.870 penerima manfaat dan 300 penyandang disabilitas sebagai bagian dari program Baznas pada Ramadhan.
Ketua Baznas Kota Batam Habib Soleh mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya petugas kebersihan dan kelompok rentan.
“Melalui zakat, infak, dan sedekah ini kami ingin menghadirkan kepedulian nyata kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini juga bagian dari upaya bersama mewujudkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani,” kata Habib di Batam, Selasa.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Batam menyalurkan 1.870 paket sembako kepada para penerima manfaat.
Bantuan tersebut diberikan kepada 1.401 petugas Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), 147 petugas Dinas Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan), 171 petugas RSUD, 70 petugas Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, 65 petugas Masjid Agung Raja Hamidah, serta 16 petugas Masjid Baiturrahman.
Selain bantuan sembako, Baznas Batam juga menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu kepada 300 penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan.
Habib Soleh menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan dan arahan dari jajaran Pemerintah Kota Batam untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap para mustahik.
Pada kesempatan yang sama, Baznas Batam juga menerima zakat perusahaan dari sejumlah pihak, di antaranya Rp500 juta dari Rumah Sakit Awal Bros, Rp350 juta dari PKN Group, Rp15 juta dari Persero, Rp15,6 juta dari Bank Syariah Indonesia untuk program THR yatim dhuafa, serta Rp5 juta dari Bank Riau Kepri untuk program bantuan bagi penyapu jalan.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai waktu untuk meningkatkan ibadah sekaligus memperkuat kepedulian sosial.
“Alhamdulillah kita masih dipertemukan dengan Ramadhan 1447 Hijriah. Ini bulan penuh keberkahan dan kesempatan bagi kita untuk memperbanyak amal kebaikan,” ujar Amsakar.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas kebersihan yang selama ini berperan menjaga kebersihan Kota Batam.
“Saudara-saudara semua adalah pahlawan kebersihan Batam. Ketika masyarakat bangun pagi dan melihat lingkungan bersih, itu semua berkat kerja keras bapak dan ibu sekalian,” katanya.
Amsakar menambahkan, Pemkot Batam terus berupaya mencari solusi terbaik dalam penanganan persoalan sampah di kota tersebut.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Ramadhan tidak hanya mengajarkan umat Islam menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perbuatan yang tidak baik.
“Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga ucapan, menjaga pandangan, menjaga hati, serta meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama,” ujarnya.
Sumber, Antara









