Peningkatan Pelayanan RSUD Jakarta, Menuju Standar Internasional

BATAMCLICK.COM, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana meningkatkan pelayanan dan fasilitas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan pergantian nama yang sekaligus membangun semangat baru.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menjelaskan bahwa perubahan nama bukan sekadar pergantian label, melainkan upaya agar rumah sakit dapat memberikan pelayanan lebih baik dan berkelas internasional.

Pramono mencontohkan RSUD Tarakan yang fasilitas dan layanannya mampu bersaing dengan rumah sakit swasta papan atas. Namun, karena memakai nama ‘rumah sakit umum daerah’, masyarakat seringkali memandangnya sebelah mata.

“Maka untuk itu, salah satunya, seperti RSUD Tarakan nanti menjadi RS Tarakan, apakah depannya ada nama orang dan sebagainya, kami akan buat. Sehingga pelayanannya juga ditingkatkan,” ujar Pramono.

Selain RSUD Tarakan, perubahan serupa juga akan diberlakukan pada RSUD Cengkareng, RSUD Pasar Minggu, RSUD Koja, dan lainnya.

Jakarta sendiri memiliki 31 rumah sakit tipe A dengan fasilitas dan dokter lengkap. Sementara untuk rumah sakit tipe C dan D, perbaikan fasilitas dan ketersediaan dokter juga menjadi fokus agar pelayanan semakin optimal.

Meski begitu, Pramono belum memberikan waktu pasti kapan perubahan nama dan peningkatan tersebut akan dilakukan.

Sebelumnya, ia juga menyatakan keinginannya untuk mengubah nama RSUD menjadi Rumah Sakit Internasional, seperti RS Internasional Tarakan, sebagai simbol peningkatan mutu dan pelayanan.

“Kami akan sepakati bersama nama-nama yang sesuai, misalnya RS Ali Sadikin, atau nama lain yang menjadi identitas kuat,” tambah Pramono.

Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka