STQ ke XIII Kabupaten Karimun Dimulai, Gubernur Kepri Ajak Syiarkan Al-Quran

Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka STQ Kabupaten Karimun ke XIII di Islamic Centre Tanjungbatu, Selasa (16/3)

BATAMCLICK.COM: Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kabupaten Karimun ke XIII dimulai, ditandai dengan pemukulan bedug oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Selasa (16/3) yang digelar di Islamic Centre Tanjungbatu Kecamatan Kundur.

Dalam kesempatan itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, syiar Al-Quran harus dilakukan secara menyeluruh di semua wilayah Provinsi Kepri. Sehingga para Bupati dan Walikota harus ikut terlibat.

“Al-Quran adalah rujukan bagi kita untuk menuju kebahagiaan yang hakiki. Maka kita wajib mendorong generasi penerus untuk mengikuti pembinaan di lembaga manapun. Saya juga akan mengajak semua Bupati dan Walikota untuk turut serta mendukung syiar ini,” kata Ansar.

Oleh karena itu Ansar berharap, pelaksanaan STQ bukan hanya sekedar pertandingan dalam melantunkan ayat suci Al-Quran dan mengharapkan juara. Tapi harus lebih dari itu bagaimana mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalamnya.

Dikatakan, dimanapun berada dan siapapun kita maka wajib merealisasikan semua perintah yang ada didalam Al-Quran. Jika hal itu dijalankan, maka negara kita akan mendapatkan keberkahan.

“Mari jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup. Karena Al-Quran merupakan solusi dan benteng bagi umat Islam,” jelas Ansar.

Jika hal tersebut bisa direalisasikan, maka siapapun pasti akan dapat membentengi diri dan bisa menyelesaikan segala persoalan.

Kendati suasana saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, masyarakat diharapkan dapat menggaungkan STQ Kabupaten Karimun. Dengan kata lain tidak menyurutkan semangat walaupun tidak semeriah pada tahun-tahun sebelumnya.

Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, salah satu tujuan dari STQ Kabupaten Karimun ke XIII adalah, melahirkan bibit-bibit baru qori dan qoriah handal, yang nantinya akan menjadi utusan kafilah Kabupaten Karimun pada tingkat STQ Provinsi Kepri.

“Yang terbaik tentunya akan menjadi utusan kafilah Kabupaten Karimun nantinya ditingkat Provinsi,” ujar Rafiq.

Kondisi saat ini lanjut Rafiq, pembinaan yang dilakukan pemerintah tidak diragukan lagi. Bahkan saat ini sudah ada qori di Kabupaten Karimun yang mampu berprestasi ditingkat nasional dan internasional.

“Qori terbaik juara dua tingkat nasional di Provinsi Kepri merupakan utusan dari Kabupaten Karimun. Ini sebagai salah satu bukti bahwa pembinaan yang dilakukan betul-betul serius,” ucap Rafiq.

Menurut Rafiq, pelaksanaan STQ bukan hanya sebagai ajang mencari yang terbaik serta syiar Islam, tapi lebih jauh dari pada itu bagaimana keteladanan para pemimpin, para orang tua dan guru terhadap anak-anak, yang sering kali menjadi tolak ukur bagi masyarakat. Sehingga pedoman dari itu semua ada pada Al-Quran.

Adapun jumlah qori dan qoriah yang bertanding pada STQ Kabupaten Karimun ke XIII sebanyak 133 orang, yang merupakan utusan dari 12 Kecamatan. Pertandingan telah dimulai sehari sebelum pembukaan atau pada Senin pagi (15/3). Lalu dibuka pada Selasa malam (16/3) oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Dalam pelaksanaan STQ Kabupaten Karimun ke XIII, tidak ada pawai takruf dan pameran stand bazar. Kemudian lokasi pembukaan yang dipusatkan didalam gedung serbaguna Islamic Centre Tanjungbatu juga terbatas. Sehingga masyarakat yang ingin menyaksikan langsung, dapat berdiri diluar gedung dengan melihat layar yang telah disediakan oleh panitia.(*)