Kecamatan Moro Ungguli Semua Kafilah dan Jadi Juara Umum STQ Kabupaten Karimun ke XIII

Wgub Kepri, Marlin Agustina menyerahkan piala juara umum kepada kafilah Kecamatan Moro yang diterima oleh Camat Moro, Khaidir, pada malam penutupan STQ Kabupaten Karimun ke XIII di Islamic Centre Tanjungbatu, Kamis (18/3)

BATAMCLICK.COM: Kecamatan Moro menjadi juara terbaik atau juara umum pada pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Kabupaten Karimun ke XIII, yang dilaksanakan selama empat hari, sejak 15 sampai 18 Maret, di Islamic Centre Tanjungbatu Kecamatan Kundur.

Nilai yang diperoleh Kecamatan Moro adalah 28, kemudian peringkat kedua diraih Kecamatan Tebing dengan 21 poin. Disusul Kecamatan Meral 13 poin, Kecamatan Belat 13 poin, Kecamatan Karimun 12 poin, Kecamatan Kundur 12 poin, Kecamatan Buru 10 poin, Kecamatan Durai 7 poin, Kecamatan Meral Barat 4 poin, Kecamatan Ungar 4 poin, Kecamatan Kundur Utara 1 poin, Kecamatan Kundur Barat 1 poin.

Kemudian, qori terbaik dalam STQ Kabupaten Karimun ke XIII diraih oleh peserta atas nama Khairullah utusan dari kafilah Kecamatan Moro.

BACA JUGA:   Rumah Sakit BP Batam Buka Pelayanan Poliklinik Sore

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina dalam menutup STQ ke XIII Kabupaten Karimun mengatakan, para qori dan qoriah agar dapat lebih meningkatkan kemampuan. Karena akan ada tingkatan yang lebih tinggi lagi yakni STQ Provinsi Kepri, yang rencananya akan digelar pada Agustus mendatang di Kota Tanjungpinang.

“Tapi yang paling penting dari sebuah STQ ini adalah, bagaimana kita mengamalkan nilai-nilai yang terkandung didalam Al Quran,” kata Marlin.

Dalam kesempatan itu Marlin juga mengucapkan selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil meraih juara agar tidak putus asa dan terus memperdalam kemampuan.

BACA JUGA:    Jadi Inspektur Upacara, Ketua DPRD Batam Nuryanto Ingatkan ASN untuk Banyak Bekerja dan Sedikit Pamrih 

“Kegagalan saat ini adalah juara yang tertunda, latih lagi kemampuan. Anda diutus oleh kafilah dari masing-masing Kecamatan karena menjadi yang terbaik di kampung halaman, hanya perlu meningkatkan kemampuan sedikit lagi untuk menjadi juara, jadi jangan putus asa,” pesan Marlin.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq. Menurutnya, pada pelaksanaan STQ Kabupaten Karimun ke XIII cukup banyak perbedaan dari tahun sebelumnya. Dengan lebih mengutamakan konsep penerapan protokol kesehatan. Sehingga tidak digelar pawai takruf dan ditiadakannya pameran stand bazar.

Hal itu dilakukan untuk mengindari adanya kerumunan dari masayarat. Dan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

BACA JUGA:   Silat Kepri Optimis Raih Medali di PON XX Papua

“Kepada para pemenang saya ucapkan selamat. Dan yang belum jadi pemenang saya ucapkan selamat juga, karena tahun depan bisa ikut lagi, yang sudah juara I kan tidak bisa ikut lagi,” kata Rafiq.

Dikatakan Rafiq, qori dan qoriah terbaik dari hasil STQ Kabupaten Karimun ke XIII ini nantinya akan menjadi utusan, pada pelaksanaan STQ Provinsi Kepri nantinya.

“Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kita mengambil makna yang terkandung didalam Al-Quran, artinya tidak hanya sekedar melaksanakan pertandingan membaca Al-Quran. Tapi jauh dari itu adalah bagaimana kita mengamankan isi kandungannya,” ungkap Rafiq.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *