Tudingan MOYA ke PLN Batam Timbulkan Kegaduhan (TAK MAMPU? SEGERA KIBARKAN BENDERA PUTIH, BUKAN CARI KAMBING HITAM)

BATAMCLICK.COM: Pernyataan Corporate Communication (Corcom) PT Air Batam Hilir (PT MOYA Indonesia) Ginda Alamsyah Lubis, yang menyebutkan padamnya aliran listrik dari PT PLN Batam di daerah Hulu Dam Duriangkang menjadi penyebab matinya aliran air bersih SPAM Batam, (seperti dilansir batamnow.com), membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Ginda dianggap menebar fitnah dan menjelek-jelekkan instansi lain, padahal PT Moya sebagai operator air bersih Batam dinilai belum mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Moya jangan menebar fitnah dan menjelek-jelekkan instansi lain, kalau memang tak mampu mengelola air, ya ngaku saja, kibarkan bendera putih tanda menyerah,” ungkap Tokoh Pemuda Batam yang kini menjabat sebagai Ketua Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif Nasional (GARNIZUN) Kota BatamBatam, Habibi.

BACA JUGA:   Anggota TNI Satgas TMMD Pantau Pembuatan Kusen Untuk RTLH

Sikap Moya atau PT Air Batam Hilir yang menjelek-jelekkan PT PLN Batam dengan menyebutkan penyebab air mati ke rumah-rumah pelanggan diakibatkan oleh aliran listrik PLN Batam padam, menurut Habibi jelas menunjukkan ketidakmampuan Moya dan ingin menjadikan PLN Batam sebagai kambing hitam yang menjadi sasaran kemarahan warga Batam.

“Ini tak bisa didiamkan, MOYA ini sudah mau mengadu domba antara warga dan PLN Batam, padahal, jangan seperti itu lah, bisa rusuh Batam kalau seperti ini,” tegas Habibi.

Ia juga menyebutkan, kinerja Moya yang tak membaik dalam menyalurkan air bersih di Batam, kini membuat nama BP Batam tercoreng.

BACA JUGA:   DPRD Kepri Tekankan Dunia Pendidikan Wajib Utamakan Pendidikan Moral dan Etika

“Akibat kinerja Moya yang tak bagus, kini nama baik BP Batam yang tercoreng. 1000 keberhasilan pembangunan yang dilakukan oleh BP Batam, hancur akibat pelayanan air Moya yang tak kunjung membaik,” sebutnya.

Ia berharap kepada Kepala BP Batam, agar dapat mengevaluasi kerja sama pelayanan air bersih dengan PT Moya Indonesia.

“BP Batam harus evaluasi ulang kerja samanya, kalau tidak, makan warga Batam akan selalu menyalahkan BP Batam atas keburukan pelayanan air bersih yang ditangani oleh PT Moya.(bos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *