Profile Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan

Profile Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan mengungkap perjalanan dari relawan Jokowi Mania, komisaris BUMN, hingga politisi Gerindra. Aktivis vokal ini dikenal penuh kontroversi dengan harta kekayaan miliaran rupiah.
Profile Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan mengungkap perjalanan dari relawan Jokowi Mania, komisaris BUMN, hingga politisi Gerindra. Aktivis vokal ini dikenal penuh kontroversi dengan harta kekayaan miliaran rupiah.

BATAMCLICK.COM: Profile Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan selalu menarik untuk dibicarakan. Pria yang akrab disapa Noel ini lahir di Riau pada 22 Juli 1975 dan menapaki jalan panjang dari seorang aktivis hingga akhirnya duduk di kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Ia menempuh pendidikan sarjana bidang sosial di Universitas Satya Negara Indonesia, Jakarta Selatan, dan lulus pada tahun 2004. Sejak muda, Noel aktif dalam pergerakan, hingga kemudian dikenal sebagai tokoh relawan politik yang vokal dan penuh kontroversi.

Dari Relawan hingga Komisaris BUMN

Nama Noel mencuat ketika ia menjadi Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) pada Pemilu Presiden 2019. Melalui JoMan, ia tampil sebagai pendukung militan Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Perannya semakin diperhitungkan ketika pada 12 Juni 2021, Menteri BUMN Erick Thohir mengangkatnya sebagai Komisaris Utama PT Mega Eltra, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang perdagangan, jasa konstruksi, dan keagenan.

Namun, kariernya di BUMN tidak berlangsung lama. Pada 23 Maret 2022, Noel resmi diberhentikan dari jabatan tersebut. Ia sendiri mengakui pencopotan itu, meskipun tidak pernah mendapat penjelasan mengenai alasannya.

Jejak Kontroversi yang Tak Pernah Sepi

Selain dikenal sebagai relawan, Noel juga beberapa kali muncul dalam sorotan publik karena sikapnya yang kontroversial. Pada Februari 2022, ia hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur sebagai saksi meringankan untuk terdakwa kasus terorisme Munarman. Langkah itu menuai kritik luas, apalagi ia hadir atas inisiatif pribadi.

Tak berhenti di situ, pada 17 Februari 2025, ketika menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Noel kembali memicu polemik dengan pernyataannya yang dianggap tidak empati. Saat itu, ia berkata, “Mau kabur, kabur aja lah. Kalau perlu jangan balik lagi.” Ucapan tersebut langsung menyulut kemarahan publik dan melahirkan tagar viral #KaburAjaDulu di media sosial.

Kiprah Politik Bersama Gerindra

Immanuel Ebenezer kemudian bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Ia bahkan menjabat sebagai Ketua Relawan Prabowo Mania, yang secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto. Jejak politiknya seolah menunjukkan pergeseran arah, dari relawan Jokowi hingga merapat ke barisan Prabowo.

Harta Kekayaan Wamenaker Noel

Seiring perjalanan kariernya, Noel juga tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Berdasarkan data KPK per 24 Maret 2021, ia memiliki harta senilai Rp 2,96 miliar. Aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan di Depok senilai Rp 2,2 miliar.

Selain itu, ia memiliki dua mobil, yakni Mitsubishi Pajero (Rp 500 juta) dan Kia Picanto (Rp 100 juta). Koleksi kendaraan roda duanya meliputi Honda Beat (Rp 11 juta), Honda Spacy (Rp 6 juta), dan Yamaha NMAX (Rp 17 juta). Ia juga mencatatkan harta bergerak lain sebesar Rp 108,5 juta serta kas senilai Rp 17,8 juta.

Antara Citra Aktivis dan Bayangan Kontroversi

Perjalanan hidup Immanuel Ebenezer menunjukkan kontras yang tajam. Dari seorang aktivis yang berjuang di jalanan, menjadi relawan garis depan saat pemilu, hingga menduduki kursi strategis di pemerintahan. Namun, di balik semua itu, langkahnya kerap dibayangi kontroversi yang memicu pro dan kontra.

Kini, publik menanti bagaimana kiprah Noel akan dikenang: sebagai aktivis yang tak kenal lelah membela keyakinannya, atau sebagai pejabat yang tersandung oleh sikap dan ucapannya sendiri.