Kejurnas Panjat Tebing kelompok umur kembali melahirkan bintang baru. Di lintasan vertikal Tangerang City Sport Climbing Center, Kamis (19/6), Egan Fansa Patu Ozora dari Jawa Timur dan Naura Jasmine Rayya Syafiq dari DKI Jakarta sukses menggenggam medali emas di nomor speed youth B.
Dengan kecepatan 6,90 detik, Egan unggul atas atlet NTB, Mustafa, yang mencatat 8,06 detik. Cuaca sempat membuat jalur menantang karena papan panjat licin usai diguyur hujan. Namun, Egan tetap tenang dan fokus di babak final.
“Final dan semifinal ini saya lebih fokus lagi dan termotivasi. Saya persembahkan emas ini untuk ibu saya,” ucap Egan, atlet 14 tahun penuh semangat, sambil tersenyum selepas upacara penyerahan medali.
Langkah Bertahap Menuju Olimpiade
Meski baru menapaki karier sebagai atlet muda, Egan menyimpan cita-cita besar. Ia tak terburu-buru mencetak rekor waktu, namun meniti jalur prestasi dengan penuh kesabaran dan kerja keras.
“Target saya sih Olimpiade. Saya akan berusaha keras,” ujar Egan, yang juga mengapresiasi dukungan pelatih dan ofisial tim Jawa Timur.
Sementara itu, Yafi Max Xena dari DKI Jakarta meraih medali perunggu dengan catatan 7,09 detik. Ia mengungguli atlet Bali, Putu Dery Pratama Putra.
Naura Tak Terbendung di Sektor Putri
Di nomor speed youth B putri, Naura Jasmine Rayya Syafiq menunjukkan kelasnya. Ia mencatatkan waktu 8,76 detik di babak final, sementara lawannya dari Yogyakarta, Hanifah Nur, gagal menyelesaikan pertandingan (fall).
Naura tampil percaya diri dan konsisten sejak babak penyisihan. Keunggulannya mengantarkan DKI Jakarta ke podium tertinggi sektor putri.
Fanis Ahmalia Sabilla dari Jawa Tengah menyabet perunggu dengan waktu 9,26 detik, mengalahkan rekan satu tim Naura dari DKI, Keyzia Queenme Candley Riwoe, yang mencatat 10,38 detik.
Ajang Pembibitan Atlet Muda
413 atlet dari 27 provinsi mengikuti Kejurnas Panjat Tebing Kelompok Umur 2025 di Tangerang ini. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar ajang ini dengan mempertandingkan 18 nomor dan berlangsung dari 19 hingga 23 Juni 2025.
Tangerang City Sport Climbing Center menjadi saksi kerja keras, semangat, dan mimpi para atlet muda yang berlomba bukan hanya demi medali—tetapi juga demi impian jangka panjang menuju kejuaraan dunia hingga Olimpiade.
Sumber: Antara









