Kami Datang Tanpa Senjata, Hanya untuk Menjaga dan Mendengar

BATAMCLICK.COM, Jakarta: Di tengah riuh suara klakson dan langkah massa yang berkumpul, ada pemandangan berbeda hari ini di Ibu Kota. Ribuan pengemudi ojek online turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka. Namun bukan hanya suara massa yang menarik perhatian, cara polisi menjaga jalannya aksi ini terasa begitu manusiawi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memastikan tak satu pun petugas yang diturunkan ke lapangan membawa senjata api. Menurutnya, tujuan utama kehadiran polisi hari ini bukan untuk menghadang melainkan untuk mendengar dan menjaga.

Petugas tidak dibekali senjata api karena tugas utama kami adalah menjaga keamanan dan melayani masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi ujarnya Selasa siang.

Arahan jelas telah diberikan kepada seluruh personel layani dengan ramah hormati setiap pendapat dan pastikan semua berjalan damai. Tak ada intimidasi tak ada ketegangan hanya dialog yang dijaga dan ruang berekspresi yang diamankan.

Susatyo juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk menghindari area sekitar Monas dan Gedung DPR. Situasi lalu lintas akan bersifat dinamis menyesuaikan kondisi di lapangan Jika diperlukan pengalihan arus akan kami lakukan tuturnya.

Ia mengingatkan para orator dan peserta aksi agar menjaga ketertiban menghindari provokasi dan tidak merusak fasilitas umum. Silakan sampaikan pendapat secara sopan tertib dan damai kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar katanya.

Di balik pengamanan ini ada kerja besar yang dilakukan sebanyak 2554 personel gabungan telah disiagakan sejak pagi. Mereka datang dari berbagai unsur 1913 personel dari Polda Metro Jaya 230 dari Polres Metro Jakarta Pusat 320 dari TNI serta 91 dari Pemprov DKI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyebut pengamanan dibagi ke dalam empat sektor utama. Di kawasan Monas Utara dan Selatan saja sebanyak 1080 personel berjaga. Sementara itu area Bundaran HI dan Kemenhub RI dijaga oleh 285 personel DPR MPR RI oleh 989 personel dan pengaturan lalu lintas oleh 200 personel dari Ditlantas.

Semua hadir bukan untuk membatasi tapi untuk mengawal mereka berdiri bukan di hadapan massa tapi di sisi mereka agar suara suara itu bisa sampai dengan aman tanpa terputus oleh kekhawatiran.

sumber Antara
editor Novia Rizka